Ditangguhkan, Kades Lekor Bebas

oleh -152 views
Penandatanganan surat penangguhan penahanan oleh para terlapor di Unit Direskrimum Polda NTB

LOMBOKSATU.com – Setelah melalui proses cukup alot, Kepala Desa Lekor Kecamatan Janapria Kabupten Lombok Tengah inisial AS akhirnya bisa menghirup udara bebas.

Bebasnya AS setelah Direktorat Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda NTB mengeluarkan Surat Penangguhan Penahanan, Senin (14/06/2021) atas kasus yang menimpa AS bebas bersama tiga tersangka lainnya.

Hal itu disampaikan Ketua Forum Kepala Desa (FKD) Lombok Tengah Suasto Hadiputro Armin yang ikut menjemput AS di Polda Nusa Tenggara Barat (NTB). “Laporan sudah dicabut dan kita upayakan SP3,” kata Suasto.

Dikatakan Suasto, penangguhan penahanan diberikan setelah adanya kesepakatan antara pihak pelapor dengan terlapor. Kesepakatan tersebut yakni mengganti kerugian investor senilai Rp1,3 miliar.

Saat disinggung mengenai kerugian Rp12 miliar sebagaimana keterangan Direskrimum kepada awak media beberapa waktu lalu, menurutnya angka tersebut merupakan kerugian investor atau pelapor di Desa Kateng Kecamatan Praya Barat, dan tidak ada kaitannya dengan Kepala Desa Lekor.

Ia berharap kejadian ini jadi pelajaran bagi kepala desa lainnya agar lebih berhati-hati dengan hal-hal yang berkaitan dengan investasi, apalagi dengan dana yang besar. “Ini pelajaran untuk kita semua,” pungkasnya.

Seperti diketahui, advokasi yang dilakukan FKD Lombok Tengah sudah dilakukan sejak awal. Salah satunya dengan menyambangi pihak pelapor di kediamannya di Surabaya Jawa Timur. (Dar)

No More Posts Available.

No more pages to load.