Kabid Kesga Tolak Tenaga Job “Titipan”

oleh -282 views

LOMBOKSATU.com  – Banyaknya perawat dan bidan yang belum mendapatkan pekerjaan seakan menjadi fenomena yang membuat hampir semua pejabat penting di jajaran Dinas Kesehatan (Dikes) Lombok Timur (Lotim) tak luput dari “incaran” masyarakat yang ingin menitip putra-putrinya meski sekadar menjadi tenaga honor.

Kepala Bidang Kesehatan Keluarga (Kabid Kesga) Dikes Lotim Suardi, SKM, MPH mengaku, pihaknya sering ditemui baik di kantor, rumah atau ditelepon oleh masyarakat atau orang yang ingin menitip anaknya job di Dinas Kesehatan. “Namun karena ada aturan, ndak bisa ‘dititip’, harus melalui proses dan prosedur pengangkatan,” tegas Suardi di ruang kerjanya, Selasa (20/10/2015).

Secara kebetulan, ditengah wawancara, Kabid yang membawahi bidan ini, sempat menerima telepon orang yang minta untuk menjadi tenaga job bidan. Oknum yang mengaku suruhan orang berpengaruh di pemerintah itu pun ditolak mentah-mentah. “Kita tidak bisa menerima, karena ada mekanisme dan prosedur yang berlaku,” ujarnya menjawab telepon oknum tersebut.

Dalam percakapan itu terdengar ada nada ancaman kepada Kabid Kesga ini akan dilaporkan kepada orang berpengaruh di Lombok Timur itu. “Saya akan lapor ke ibu,” ancamnya. Tanpa berfikir, Kabid pun spontan menjawab dengan mempersilahkan oknum tersebut melapor. “Silahkan laporkan saja,” tandasnya menjawab oknum tersebut.

Diakuinya, ancaman seperti itu seringkali diterima namun pihaknya yakin, kalau selama ini banyak yang menjual-jual pejabat bahkan bupati sehingga pihaknya tidak serta merta takut apalagi mengiyakan. “Biasanya kalau ada yang minta tolong sama ibu (ibu bupati, red), beliau bertanya terlebih dahulu kepada saya, apakah ada formasi atau tidak. Dan beliau sangat paham tentang hal itu,” ujar Suardi.

Disebutkan, tenaga job terutama bidan di semua Puskesmas maupun Poskesdes yang ada di Lotim sudah kelebihan. Hal ini membuat pihaknya kesulitan untuk memenuhi hajat masyarakat buat putra-putirnya untuk bisa sekedar keluar-masuk berseragam putih-putih.

No More Posts Available.

No more pages to load.