Pemkab Loteng Siap Salurkan 5 Ribu Vaksin Tambahan

oleh -82 views
Pemkab Loteng terima tambahan vaksin
Pemkab Lombok Tengah menerima tamban vaksin sinovac dari Kemenkes RI

LOMBOKSATU.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Tengah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus melakukan upaya menuntaskan program nasional berupa vaksinasi covid-19.

Baru-baru ini, Dinas Kesehatan (Dikes) Lombok Tengah kembali memperoleh kiriman 500 vial atau 5.000 dosis vaksin tambahan jenis sinovac dari Kementerian Kesehatan RI.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Lombok Tengah dr. Muzakir Langkir mengatakan, kementerian mengirim vaksin tersebut berjenis sinovac ini akan didistribusiannya ke masing-masing Puskesmas.

Menurut Langkir, vaksin akan tersalurkan dalam beberapa hari kedepan. Jumlah vaksin yang untuk masing-masing Puskesmas bervariasi, tergantung usulan kebutuhan mereka.

Sementara untuk klinik Polri dan TNI menggunakan jenis vaksin Astrazeneca. “Kita masih menunggu usulan,” kata Langkir, Kamis (08/07/2021).

Lebih lanjut ia menjelaskan, vaksinasi covid-19 merupakan program prioritas nasional. Berbagai upaya pemerintah untuk meyakinkan masyarakat. Vaksinasi ini aman dan solusi mengatasi pandemi covid-19.

Dalam hal ini, seluruh unsur baik petugas kesehatan maupun aparat bersinergi satu sama lain mensosialisasikan pentingnya vaksinasi dan penerapan protokol kesehatan.

Selama ini pemerintah telah melakukan ikhtiar maksimal agar masyarakat aman dari virus ganas kiriman dari Wuhan Cina itu. Namun demikian ia berharap masayarakat harus tetap mematuhi protokol kesehatan.

Untuk itu pihaknya mengimbau seluruh lapisan masyarakat Lombok Tengah mendukung upaya pemerintah, agar segera terbebas dari dampak pandemi corona virus yang semakin mengkhawatirkan ini.

Vaksin Sinovac merupakan vaksin untuk mencegah infeksi virus SARS-CoV-2 atau COVID-19. Vaksin Sinovac yang dikenal juga dengan nama CoronaVac sudah mendapat izin penggunaan darurat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI.

CoronaVac merupakan vaksin yang mengandung virus SARS-CoV-2 yang sudah tidak aktif. Penyuntikan vaksin Sinovac akan memicu sistem kekebalan tubuh untuk mengenali virus yang sudah tidak aktif ini dan memproduksi antibodi untuk melawannya sehingga tidak terjadi infeksi covid-19.

Badan Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) saat ini telah mengakui vaksin sinovac. Sehingga vaksin ini aman untuk masyarakat di Indonesia dan negara lain. Oleh sebab itu masyarakat tidak perlu khawatir dengan isu-isu yang kurang baik tentang vaksinasi ini. (Dar)

No More Posts Available.

No more pages to load.