Disentil Kepala SMK, Kabid PPTK: Pimpinan BKK Harus Baca Aturan

oleh -379 views

LOMBOKSATU.com – Menanggapi sentilan Kepala Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Selong, Kepala Bidan Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja (PPTK) Disnakertran Lombok Timur, Hirsan menegaskan, program atau kegiatan job matching baru pertama kali dilaksanakan oleh SMK 2 Selong.

Ia malah menyarankan, kegiatan bursa kerja khusus (BKK) harus mematuhi Peraturan Menaker 39 tahun 2016 yang mendorong SMK menggelar kegiatan BKK tersebut, karena anggaran BKK ini cukup besar dari Kementerian Ketenagakerjaan yang langsung masuk melalui rekening pengurus BKK.

“Pimpinan BKK seharusnya banyak membaca aturan terkait pengelolaan BKK ini sehingga kita bisa tahu tugas, tanggung jawab, dan peran kita masing,” ujar Hirsan menanggapi pernyataan itu, Rabu (25/11/2020).

BACA: Job Matching, Kepala SMKN 2 Selong Sentil Disnakertrans

Ia menyarakan para pihak tidak menyentil sesuatu yang bukan menjadi tanggung jawab orang lain, terlebih lagi soal kegiatan yang menyangkut kegiatan BKK itu bukan ranah Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi yang harus menyelenggarakan tapi langsung oleh BKK.

“Jangan kita saling sentil dan lempar tanggung jawab. Untuk diketahui bahwa Disnakertrans adalah mitra bagi BKK ini, sehingga diperlukan keaktifan BKK untum koordinasi serta ada kerjasama dengan Disnaker,” tandasnya.

Ditegaskan lagi, pengelolaan BKK ini murni tanggung jawab pengurus BKK, bukan saling menyalahkan atau menyindir salah satu pihak, terlebih lagi dalam kegiatan yang diselenggarakan SMKN 1 Selong tidak ada koordinasi dari awal.

“Penyelenggaraan job matching yang dilakukan SMK 2 Selong ini, Disnaker hanya menerima undangan pembukaan. Seharusnya dari awal pengurus BKK SMKN 1 Selong melakukan langkah koordinasi serta kerjasama dengan Disnaker untuk mengatur persiapan sehingga tujuan job matching ini bisa tercapai sesuai harapan,” harapnya.

Disebutkan Hirsan, tugas Disnaker adalah menerbitkan izin operasional BKK yang diajukan oleh kepala sekolah menengah kejuruan sebagai pimpinan BKK, kemudian memberikan informasi pasar kerja kepada sekolah, dan untuk selanjutnya dilaksanakan bursa kerja khusus oleh pengelola BKK.

No More Posts Available.

No more pages to load.