Ikhtiar Pemerataan Pembangunan, Pemkab Lotim Bersinergi dengan TNI

oleh -1.330 views
oleh
Pembukaan pelaksanaan pembangunan rumah Pemkab Lotim kerja sama TNI melalui program TMMD
Pembukaan pelaksanaan pembangunan rumah Pemkab Lotim kerja sama TNI melalui program TMMD

LOMBOKSATU.com – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur berkomitmen dan terus berikhtiar mewujudkan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah. Termasuk bersinergi dengan TNI melalui program TNI Manunggal Membanggun Desa (TMMD).

Pembukaan pelaksanaan pembangunan rumah Pemkab Lotim kerja sama TNI melalui program TMMD
Pembukaan pelaksanaan pembangunan rumah Pemkab Lotim kerja sama TNI melalui program TMMD

Program ini merupakan keterpaduan program antara TNI dengan Pemerintah Daerah dalam upaya percepatan pembangunan di daerah pedesaan sebagai salah satu langkah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Berbagai tantangan dan dinamika seperti populasi, luas wilayah, hingga keterbatasan anggaran harus dijawab dengan memaksimalkan potensi, membangun dan mengembangkan berbagai potensi yang dimiliki, termasuk di kawasan selatan seperti Ekas Buana.

Desa Ekas Buana merupakan salah satu desa yang memiliki potensi ekonomi yang cukup besar dan sedang menunjukkan kehendak untuk semakin maju. Di kawasan tersebut, pemerintah pusat telah menyiapakan dana tak kurang dari Rp. 750 miliar.

Dana tersebut dialokasikan untuk pengembangan budidaya lobster, kerapu, dan komoditas laut lain yang sesuai dan potensial. Selain sebagai kawasan budidaya, wilayah ini diproyeksikan pula sebagai kawasan wisata bahari.

Mendukung langkah tersebut Pemda Lombok Timur melakukan penataan kawasan, salah satunya dengan memindahkan masyarakat yang sebelumnya mendirikan bangunan rumah di sempadan pantai di kawasan Ekas Buana.

Menurut Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy, langkah ini juga untuk menjamin keselamatan serta kenyamanan masyarakat yang kerap dilanda banjir.

Memaksimalkan potensi di tengah keterbatasan, selain menarik dana pusat ke daerah, Pemda juga terus menjalin kolaborasi dan sinergisitas dengan berbagai elemen, termasuk TNI-Polri.

Mengatasi sebagaian persoalan di wilayah selatan, khususnya Ekas Buana, Pemda bersinergi dengan Kodim 1615/ Lombok Timur melalui kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-113.

Bupati Sukiman pada acara Pembukaan TMMD ke-113 yang berlangsung Rabu (11/05/2022) menjelaskan, Pemda mengalokasikan Rp.1,6 miliar guna membangun 30 unit rumah layak huni untuk relokasi nelayan.

Masing-masing unit dengan tipe-21 tersebut nantinya akan berdiri di lahan seluas 200 meter persegi. Ia percaya manunggal TNI dengan masyarakat setempat dapat memaksimalkan dana tersebut.

Karena itu, Bupati atas nama Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada pimpinan TNI, baik Komandan Kodim 1615 Lombok Timur maupun Komandan Korem 162 Wira Bhakti beserta seluruh jajaran.

Bupati berharap bakti TNI melalui pembangunan kegiatan fisik dan non fisik selama TMMD ini akan bermanfaat untuk percepatan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.

Selama kurang lebih sebulan pelaksanaan TMMD yang mengangkat tema “TMMD Dedikasi Terbaik Membangun NKRI” ini, selain kegiatan fisik dengan pembangunan rumah layak huni, juga dilakukan kegiatan non fisik mulai dari sosialisasi/ penyuluhan.

Tidak ketinggalan pula dilakukan penghijauan, wawasan kebangsaan, penyuluhan penanggulangan bencana alam, termasuk penyuluhan bahaya penyalahgunaan narkoba serta pelayanan kesehatan, hingga sosialisasi rekrutmen TNI.

Danrem 162 Wira Bhakti Kolonel CZI Lalu Rudy Irham Srigede yang turut hadir pada pembukaan TMMD tersebut mengapresiasi antusiasme Pemda Lombok Timur dan dukungan terhadap kegiatan tersebut.

Ia berharap kegiatan ini dapat berjalan sesuai tujuannya, di antaranya menumbuhkan semangat kebersamaan, gotong royong dan rasa kekeluargaan dalam membangun daerah sehingga tercipta jiwa persatuan dan kesatuan dan terwujudnya Kemanunggalan TNI-Rakyat.

Beberapa waktu lalu melalui kolaborasi Pemda Lombok Timur dan Kodim 1615 pada pelaksanaan TMMD ke-105 berhasil dilakukan rehab 100 unit RTLH.

Diharapkan kolaborasi ini dapat terus ditingkatkan untuk percepatan pembangunan, guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan fisik maupun non fisik dan memantapkan Kemanunggalan TNI-Rakyat.