LOMBOKSATU.com – Langkah ITDC mempromosikan kamar hotel dan jual tiket nginap di luar daerah yakni Nusa Dua Bali jelang perhelatan MotoGP, disayangkan Ketua DPRD Lombok Tengah M. Tauhid.
Tidak main-main dalam siaran resminya, ITDC bahkan mempromosikan penjualan tiket MotoGP dengan harga Rp 8,9 juta untuk paket 3 hari 2 malam.
Di dalamnya, termasuk tiket grand stand premium (hari minggu), tiket pesawat round trip hari minggu, 2 malam menginap di hotel bintang 4 atau 5 di The Nusa Dua, sarapan pagi di hotel, airport transfer dari/ke hotel dan dari/ke sirkuit Mandalika dan 1x antigen di Bali.
Menurutnya, langkah ITDC tersebut tidak bisa dibiarkan. Karena di tengah upaya mempromosikan hotel di Lombok Tengah, ITDC justeru menjual hotel di luar Pulau Lombok.
Tauhid menegaskan, saat ini pemkab tengah sibuk mempromosikan obyek wisata di Loteng. Namun sangat aneh jika ITDC sendiri lebih mempromosikan daerah lain.
”Kok ada penawaran lain selain stay di Lombok,” kata Tauhid kepada wartawan, Rabu (16/02/2022).
Politisi Gerindra mengatakan, memang boleh-boleh saja ada penawaran lain namun harus dicatat jika Lombok sudah full booking semua hotel dan penginapannya.
Sehingga multy player effect adanya MotoGP akan membawa dampak yang lebih baik bagi pengusaha hotel bahkan restoran. “Mungkin kita perlu mendapatkan data di PHRI,” katanya.
Selain itu, Tauhid juga meminta pemkab untuk bergerak menindaklanjuti informasi yang ada agar segera mencari solusi.(Dar)




