LOMBOKSATU.com – Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy menyorot pasar yang masih banyak amburadul dan membuat masyarakat tidak nyaman.
Menurutnya banyak pasar tradisional yang perlu perhatian agar membuat para pedagang dan pengunjung merasa nyaman.
“Semua pasar becek,” tegas bupati pada Pimpinan OPD terkait yang menghadiri rapat koordinasi, Selasa (14/02/2023) di Rupatama I.
Ia juga menyorot penggunaan timbangan di pasar ternak yang dinilai merugikan peternak. Ia meminta agar timbangan tersebut dikalibrasi atau beralih menggunakan timbangan digital yang dinilai lebih akurat.
Untuk itu perlu dilakukan pembenahan dan evaluasi terhadap pihak-pihak yang terkait dengan operasional pasar ternak karena dinilai merugikan masyarakat, utamanya peternak.
Karena itu ia memerintahkan Kepala Dinas Perdagangan dapat bersinergi dengan OPD terkait untuk membenahi kondisi pasar.
Dengan demikian, akan memberikan kenyamanan bagi masyarakat. “Jangan berikan beban penderitaan kepada masyarakat,” tegasnya.
Ia juga memberikan tenggat waktu penyelesaian sejumlah laporan administrasi seperti Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (LAKIP), Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD).
Termasuk Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ). Bupati juga mengingatkan untuk segera membuat Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).
Bupati Sukiman juga meminta progres pelaksanaan Pilkades yang akan berlangsung pada tanggal 15 Maret mendatang dan persiapan Porprov XI NTB yang akan berlangsung 18-26 Februari.
Terkait Porprov, ia mengingatkan agar memberikan perhatian dan apresiasi bagi para atlet karena prestasi datang tidak lepas dari perhatian yang baik pula.
Perhatian itu dilakukan dengan memberikan fasilitasi, menyediakan transportasi dan akomodasi, serta menyiapkan bonus bagi atlet yang menyumbangkan medali.
Selain pimpinan organisasi pareangkat daerah (OPD) dan jajaran eselon II, rapat tersebut juga diikuti kepala bagian lingkup Setda Lombok Timur.





