Pemkab Lotim Bahas Dampak Tambang Terhadap Pertanian

oleh -2.055 views
oleh
HM Sukiman Azmy
HM Sukiman Azmy

LOMBOKSATU.com – Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy mengakui dampak penambangan pasir tidak hanya berdampak terhadap produktivitas lahan pertanian.

Tetapi berdampak pada lingkungan dan infrastruktur. Karena itu, persoalan tambang tidak dapat dianggap sebagai kasus ringan.

Bupati meminta pimpinan OPD yang hadir supaya jangan melihat kondisi tersebut sebagai suatu persoalan sederhana, justru sebaliknya.

Menurutnya, sedimen atau endapan yang terbawa pada aliran sungai akan menyebabkan petani kesulitan mengolah sawah dan mengancam pendapatan petani.

“Pertanian masih menjadi sektor penopang perekonomian masyarakat Lombok Timur,” ungkap Sukiman, Jumat (12/8/2022).

Terganggunya produksi pertanian juga akan mengancam pendapatan desa yang selanjutnya berdampak terhadap bertambahnya beban pembangunan.

Belum lagi dampaknya terhadap pendapatan asli daerah (PAD). Karena itu Bupati hendak memastikan persoalan ini ditangani serius.

Sejumlah langkah diajukan untuk penyelesaian yang mendatangkan kebaikan bagi petani maupun penambang.

“Pertambangan juga merupakan usaha masyarakat untuk mengupayakan kesejahteraan mereka,” terangnya

Senada, Sekretaris Daerah HM Juaini Taofik menekankan perlunya solusi yang menguntungkan dua belah pihak. Keduanya dapat berjalan berdampingan.

Rapat ini menghasilkan tim harmonisasi pertambangan dan pertanian yang bertugas melakukan pencegahan sampai menyiapkan dokumen untuk melakukan pengaduan.

“Tugas Pemda adalah untuk menyelesaikan masalah,” sambung Juaini.

Rapat ini menghadirkan pimpinan OPD terkait seperti Dinas Pertanian, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan, Dinas Perindustrian, Dinas PUPR, Satpol PP, juga para camat.