LOMBOKSATU.com – Kabar menggembirakan datang bagi ribuan tenaga honorer di Kabupaten Lombok Timur karena status kepegawaian mereka telah pasti.
Kepastian itu datang dari Penjabat (Pj) Bupati Lombok Timur H. Muhammad Juaini Taufik yang ditemui para tenaga honorer itu di ballroom kantor bupati.
Dalam pertemuan yang berlangsung hangat Senin (20/01/2024) itu dihadiri oleh tenaga honorer yang selama ini mengabdi di berbagai instansi pemerintah daerah.
Juaini Taufik menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menyelesaikan persoalan status kepegawaian tenaga honorer secara bertahap, sesuai mekanisme dan regulasi yang berlaku.
Menurutnya, pemerintah memahami pengabdian dan kontribusi para tenaga honorer selama ini karena itu ia memastikan hak-hak para honorer.
Taofik menegaskan seluruh tenaga honorer yang telah terdata di database akan mendapatkan nomor induk PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) paruh waktu.
Keputusan ini diambil sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi para tenaga honorer dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Ia menyadari, salah satu kekhawatiran utama para tenaga honorer adalah kemungkinan pemutusan kontrak kerja yang selama ini telah mereka dapatkan.
Namun, ia dengan tegas menepis kekhawatiran tersebut. Kepastian ini tentu saja disambut baik tenaga honorer yang selama ini telah merasa tidak aman dengan status pekerjaannya.
“Seluruh tenaga honorer yang terdata akan tetap bekerja,” ujarnya. Ia juga menjelaskan data tenaga honorer yang telah tercatat di Badan Kepegawaian Negara (BKN) bersifat terbuka untuk publik.
Hal ini dilakukan untuk menjaga transparansi. “Kami ingin memastikan bahwa tidak ada ‘penumpang gelap’ yang ikut serta dalam proses pengangkatan PPPK ini,” imbuhnya.
Penghasilan akan disesuaikan dengan kemampuan daerah mengenai besaran penghasilan yang akan diterima oleh para PPPK paruh waktu.
Namun, ia menjamin bahwa penghasilan yang diterima tidak akan lebih rendah dari yang diterima saat ini sebagai tenaga honorer. “Yang penting status kita aman dulu,” ujar Pj Bupati.
Pria yang kerap disapa kak Ofik ini mengapresiasi sikap para tenaga honorer yang telah menyampaikan aspirasinya secara baik dan tertib.
Ia berharap agar para tenaga honorer dapat terus bekerja dengan semangat dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Dengan adanya kepastian status kepegawaian ini, diharapkan para tenaga honorer dapat lebih fokus dalam menjalankan tugasnya.





