Penjabat Bupati Sebut Peredaran Narkoba Mengkhawatirkan

oleh -302 views
oleh
bupati
Drs. HM Juaini Taofik, M.AP

LOMBOKSATU.com — Saat ini peredaran narkoba di Lombok Timur mengkhawatirkan. Hal itu dapat dilihat dari persentase kasus narkoba yang relatif lebih tinggi dibanding kasus lainnya.

Demikian disampaikan Pj Bupati Lombok Timur HM Juaini Taofik pada Dialog Publik bertema Bahaya Laten Narkoba Terhadap Pemuda Lombok Timur, bahwa persentase kasus narkoba mencapai 60-70%,

“Seperti disampaikan teman-teman kejaksaan bahwa kalau ada seratus kasus pidana umum, maka 60-70% adalah kasus penyalahgunaan narkoba,” jelasnya.

Pada acara yang berlangsung Kamis (25/7/2024) di Rupatama 2 kantor Bupati Lombok Timur itu, Pj Bupati mengakui bahwa persoalan Narkoba harus ditangani bersama.

“Untuk memberantas peredaran narkoba di tengah-tengah masyarakat tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah saja, tetapi juga dibutuhkan kerja sama dan sinergi dari semua elemen masyarakat, termasuk pemuda,” ungkapnya.

Ia pun berharap dialog publik yang diselenggaranan DPD II KNPI Lombok Timur tersebut menghasilkan rekomendasi dan keputusan konkret untuk memutus rantai penyebaran narkoba di daerah ini.

Sementara itu Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Lombok Timur Munir Fauzi menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan agenda proker DPD II KNPI Lotim.

Tema ini diangkat mengingat narkoba merupakan tantangan yang perlu mendapatkan perhatian serius semua kalangan. “Ini merupakan PR bagi kita semua,” katanya.

Ia pun mengajak Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) termasuk kalangan mahasiswa dapat membangun kegiatan positif, di berbagai bidang sebagai upaya membentengi diri dari penyalahgunaan narkoba.

“Dengan hadirnya hal-hal positif di kehidupan kita, maka hal-hal yang bersifat negatif seperti narkoba bisa dihindari,” katanya.