Perkuat Layanan Nelayan, Pemkab Lombok Timur Dapat Dukungan KKP

oleh -971 views
oleh
nelayan
Buapti Lombok Timur saat mendampingi Menteri KKP di Ekas Buana

LOMBOKSATU.com — Upaya Pemerintah Kabupaten Lombok Timur memperkuat layanan bagi para nelayan kembali mendapat dukungan pemerintah pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Dukungan itu ditegaskan saat Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Wahyu Sakti Trenggono melakukan kunjungan kerja ke Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Ekas Buana, Jumat (27/02/2026).

Kunjungan tersebut menjadi momentum penting untuk menyelaraskan program pusat dan daerah dalam meningkatkan kesejahteraan nelayan. Menteri berdialog dengan para nelayan guna menyerap aspirasi.

Bupati Lombok Timur Haerul Warisin menegaskan komitmen daerah memperkuat layanan dasar bagi nelayan, khususnya melalui pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN).

Menurutnya, SPBN merupakan kebutuhan mendesak untuk memastikan akses bahan bakar lebih mudah dan biaya operasional melaut dapat ditekan.

“Keberadaan SPBN akan melengkapi fasilitas yang sudah ada dan memudahkan nelayan memperoleh BBM. Kami berharap KKP membantu proses perizinannya, sementara pengelolaan siap kami dukung melalui BUMD,” ujar Bupati.

Bupati berharap Kementerian KKP dapat membantu proses perizinan, sementara Pemerintah Daerah siap mendukung pengelolaannya melalui BUMD agar pelayanan dapat berjalan lebih efektif dan terarah.

Ia juga mengapresiasi pembangunan KNMP di Ekas Buana sebagai bentuk nyata perhatian pemerintah pusat. Dengan garis pantai yang membentang dari utara hingga selatan dan ribuan warga bergantung pada sektor kelautan, bupati berharap mendapatkan penguatan fasilitas serupa di wilayah pesisir lainnya.

Menteri Wahyu menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Pemkab Lombok Timur. Ia memastikan SPBN di kawasan KNMP akan direalisasikan dalam waktu dekat.

Selain itu, KKP menyiapkan tambahan dukungan berupa 10 unit kapal dan sejumlah mesin kapal untuk meningkatkan produktivitas nelayan Ekas.

Menteri juga menginstruksikan Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya untuk melakukan penataan dan perbaikan keramba jaring apung di perairan Ekas agar lebih tertib dan berkelanjutan. Langkah ini diharapkan mampu menjaga kualitas lingkungan sekaligus meningkatkan hasil produksi perikanan.

Di hadapan nelayan, Menteri mengajak masyarakat menjaga fasilitas yang telah dibangun dan mengoptimalkan peran Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) agar manfaat ekonomi dapat dirasakan lebih merata.

Ia menargetkan dalam dua tahun ke depan, KNMP Ekas Buana mampu memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan dan penurunan angka kemiskinan.

Sebagai bentuk perlindungan sosial, KKP juga memastikan penyediaan asuransi nelayan. Secara nasional disiapkan 270 ribu kuota asuransi, termasuk bagi nelayan Lombok Timur yang dinilai memiliki komitmen kuat melalui pembiayaan iuran BPJS Ketenagakerjaan.

Sebelum dialog, Menteri bersama Bupati dan jajaran pemerintah daerah meninjau langsung kondisi bangunan dan infrastruktur KNMP yang berdiri di atas lahan seluas 1,5 hektare milik Pemda.

KNMP Ekas Buana menjadi satu dari tiga kawasan KNMP di NTB yang diproyeksikan sebagai percontohan nasional pengembangan kampung nelayan terpadu.

Dukungan konkret dari KKP ini mempertegas bahwa langkah Pemkab Lombok Timur dalam memperkuat layanan bagi nelayan tidak berjalan sendiri, melainkan mendapat penguatan nyata dari pemerintah pusat.