Kawasan Teluk Serewe jadi Percontohan ADPE

oleh -870 views
Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy
Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy

LOMBOKSATU.com – Rumput laut menjadi salah satu komoditas yang telah dikembangkan di Lombok Timur sejak 1987, khususnya di Teluk Serewe.

Komoditas ini bahkan pada tahun 2018 lalu mendominasi hingga 50% produksi perikanan Lombok Timur.

Seiring berkembangnya budidaya rumput laut, dibutuhkan pengelolaan yang tepat demi terwujudnya kawasan budidaya berkelanjutan.

Saat ini, pemerintah melakukan dengan opsi Pengelolaan Akuakultur dengan Pendekatan Ekosistem (ADPE) melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan bersama WWF dan FAO.

Pendekatan ini merupakan salah satu opsi pengelolaan perikanan yang mendukung pembangunan perikanan berkelanjutan dengan mengintegrasikan manfaat ekologi, ekonomi, dan sosial.

ADPE didasarkan pada tiga prinsip dasar yaitu keberlanjutan ekosistem, kesejahteraan berkeadilan dan tata kelola atau sinergitas.

Pendekatan ini merupakan fase penting untuk menjaga kelestarian sumber daya alam, habitat, dan ekosistemnya, sehingga tercipta pembangunan subsektor perikanan budidaya yang berkelanjutan.

Selain itu, pendekatan ini diharapkan mampu mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Karena itu, Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy menyambut baik kawasan Teluk Serewe sebagai percontohan ADPE kawasan budidaya rumput laut.

Hari ini bupati bersama pihak terkait menggelar rapat pembahasan penyusunan dokumen rencana implementasi percontohan pengelolaan kawasan ADPE kawasan budidaya rumput laut di Teluk Serewe.

Pada rapat yang berlangsung Selasa (14/6/2022) di Rupatama 1 Kantor Bupati itu Bupati Sukiman berharap adanya peningkatan perekonomian masyarakat Serewe dan sekitarnya secara khusus, dan masyarakat Lombok Timur secara umum.

Terlebih ADPE menjadi salah satu opsi pengelolaan kawasan budidaya perikanan yang mengedepankan sektor sosial, ekonomi dan lingkungan.

Bupati membuka rapat yang dihadiri pejabat Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelauatan dan Perikanan RI Iman Indrawarman tersebut.

Penyusunan dokumen rencana implementasi ini melibatkan seluruh pemangku kepentingan termasuk pelaku budidaya rumput laut di Kawasan Teluk Serewe.

Sebagai percontohan, nantinya diharapkan adanya perbaikan pengelolaan kawasan budidaya rumput laut di kasawan Teluk Serewe yang akan mewujudkan budidaya perikanan berkelanjutan.

Berdasarkan pre-assessment tim kementerian, sebanyak 65 persen kawasan budidaya rumput di lokasi tersebut telah dikelola dengan baik.

No More Posts Available.

No more pages to load.