Bupati Lotim Terima Kunjungan Komunitas Tionghoa

oleh -89 views
Bantuan sembako dari Komunitas Tionghoa kepada Bupati Lombok Timur
Serah terima bantuan sembako dari Komunitas Tionghoa kepada Bupati Lombok Timur

LOMBOKSATU.com – Bupati Lombok Timur (Lotim) HM Sukiman Azmy menerima kunjungan tiga Perhimpunan Komunitas Tionghoa, Senin (30/08/2021) di Pendopo.

Tiga komunitas itu tergabung dalam Perkumpulan Sosial Bhakti Mulya (PSBM), Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) dan Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI).

Kehadiran mereka di tempat itu, guna menyerahkan bantuan 300 paket sembako untuk masyarakat Lombok Timur yang terdampak pandemi covid-19.

Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian komunitas masyarakat Tionghoa dan merupakan salah satu kegiatan dalam rangka berpartisipasi merayakan HUT Kemerdekaan RI ke 76 tahun 2021.

Dalam acara penyerahan bantuan tersebut, bupati bersama Sekretaris Daerah, Muhammad Juaini Taofik, Kepala Dinas Sosial Mahsin, Asisten Ekonomi Pembangunan Haris, Kabag Ekonomi Setda M. Sapoan dan beberapa pejabat lain.

Bupati menerima bantuan itu secara simbolis untuk selanjutnya Dinas Sosial akan menyalurkannya kepada masyarakat yang terdampak pandemi covid-19 yang sangat membutuhkan.

Bupati Lombok Timur Sukiman Azmy menyampaikan terima kasih atas kepedulian tiga komunitas tersebut yang telah berkali-kali menunjukkan keprihatinannya.

Ia mengungkapkan, saat ini Lombok Timur dalam kondisi berduka karena 4000 orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) kembali dari luar negeri dan kondisinya sangat membutuhkan perhatian.

Memang banyak yang masih bekerja di luar negeri. Namun mereka yang pulang umumnya karena kehabisan masa kontrak. Ada juga karena masuk secara illegal. Sebagian besar mereka PMI di Malaysia, Brunei Darussalam, Korea, dan negara lainnya.

Bupati mengakui setiap tahun Pemkab Lotim memiliki persediaan beras 100 ton. Namun dibanding jumlah masyarakat yang membutuhkan lebih banyak, maka kepada mereka dapat dibagi sama-sama 10 kilogram, itupun tidak dapat dilakukan untuk waktu yang lama.

Oleh karena itu, wujud kepedulian tiga komunitas tersebut sangat berdampak positif bagi masyarakat Lombok Timur yang membutuhkan bantuan.

Bupati menuturkan, pasca bencana gempa bumi, Lombok Timur dalam hampir dua tahun terakhir ini bekerja keras melakukan penanggulangan dampak pandemi covid-19.

Saat ini, tercatat 93 warga terkonfirmasi positif corona. 20 orang mendapat perawatan di dua Rumah Sakit di Lotim. Sementara 73 orang lainnya di Mataram, Surabaya, Jakarta dan daerah lain, bahkan ada di luar negeri. Namun ber-KTP Lotim.

Menurutnya, kondisi saat ini sudah kondusif. Namun yang tidak kondusif garis belakang atau dapurnya. Karena itu, Dinas Sosial akan segera mendistribusikan paket bantuan sembako ini kepada masyarakat.

Dalam penyampaiannya, perwakilan komunitas Tionghoa melihat permasalahan masyarakat yang terjadi di Indonesia dirasakan sebagai masalah bersama.

Ia menuturkan, sebelum komunitas ini terbentuk, secara personal warga Tionghoa sudah bergerak memberikan bantuan ketika masyarakat mengalami bencana.

Ia mengakui, ada keterbatasan pergerakan dalam memberikan bantuan ke berbagai tempat di masa pandemi ini sehubungan dengan pemberlakuan PPKM. Itulah sebabnya komunitas tersebut menyalurkan bantuan melalui pemerintah daerah.

#Bupati # Komunitas #Tionghoa

No More Posts Available.

No more pages to load.