FKD Loteng Minta Pengadaan Randis Kadus tidak Perlu Diperdebatkan

oleh -91 views
Ketua FKD Suasto Hadiputro Armin minta pengadaan kadus tidak perlu diperdebatkan
Ketua FKD Loteng Suasto Hadiputro Armin

LOMBOKSATU.com – Rencana pengadaan kendaraan dinas (Randis) Kepala Dusun (Kadus) di Lombok Tengah terus menuai pro kontra.

Realisasi janji politik pasangan Maiq Meres ini banyak menuai kritikan, tapi tidak sedikit yang mendukung rencana tersebut.

Salah satunya dari Forum Kepala Desa (FKD) Lombok Tengah yang menyambut baik program yang akan terealisasi 2022 tersebut.

Ketua FKD Lombok Tengah, Suasto Hadiputro Armin mengatakan, realisasi janji politik Pilkada 2020 memang sudah seharusnya dipenuhi.

Karena bagaimanapun juga kata dia, program tersebut sudah masuk dalam kontrak politik yang harus dipertanggungjawabkan oleh pasangan Maiq Meres sebagai pemenang Pilkada.

“Saya rasa tidak ada masalah. Selama anggaran ada, kenapa tidak,” kata Suasto via handphone, Jumat (20/08/2021).

BACA juga: Dewan Kritik Rencana Pengadaan Randis Kadus

Begitu juga pola penganggaran dan jenis Randis merupakan kewenangan pemerintah. Selama tidak menyalahi aturan dan menimbulkan gejolak di masyarakat.

Apapun program yang akan dijalankan menurutnya tidak perlu dipersoalkan. “Saya pikir pemerintah tentu sudah mempunyai hitung-hitungan yang jelas mengenai untung ruginya,” terangnya.

Selain itu, Randis juga merupakan kebutuhan khususnya bagi para Kadus. Berbagai tugas penting di bawah para Kadus harus didukung dengan kendaraan operasional yang memadai.

Hal itu tidak lain untuk memudahkan mobilisasi dalam menjalankan tugas harian mereka selaku penanggungjawab kepala wilayah tingkat dusun.

Untuk itu mantan penyidik Polda NTB tersebut berharap agar rencana pengadaan Randis Kadus ini tidak perlu ada perdebatan. Apalagi sampai saling menjatuhkan satu sama lain.

Menurutnya yang terpenting saat ini adalah mendukung kinerja pemerintah. Terutama dalam menangani berbagai persoalan di tengah pandemi covid-19 yang masih menghawatirkan.

“Kita jangan buang energi untuk hal yang tidak perlu. Intinya selama itu dibutuhkan dan memungkinkan harus kita dukung,” pungkasnya. (Dar)

No More Posts Available.

No more pages to load.