Hati-hati… Jambret Handphone Saat Berkendara

oleh -106 views
Pelaku jambret handphon diamankan polisi
Polis mengamankan terduga pelaku jambret handphone

LOMBOKSATU.com – Hati-hati menerima panggilan telepon saat berkendara. Seperti yang dialami oleh seorang ibu muda, warga perumahan di Desa Perampuan Kecamatan Labuapi Kabupaten Lombok Barat. Ia kena jambret saat berkendara, Jumat (11/06/2021) lalu.

Kasat Reskrim Polres Lombok Barat Dharma Yulia Putra, S.T.K., S.I.K mengatakan, pelaku jambret ini diduga berjumlah dua orang saat melakukan aksinya.

“Salah satu tersangka berinisial MA (23), seorang buruh harian lepas, warga Desa Suka MakmurKecamatan Gerung, Lombok Barat telah berhasil kami amankan,” ungkapnya, Minggu (18/07/2021).

Penjambretan ini berawal saat korban, seorang ibu rumah tangga berinisial RD (33) usai berbelanja di toko retail di Desa Perampuan Kecamatan Labuapi Lombok Barat, dan akan pulang mengendarai sepeda motor.

“Saat di perjalanan, korban menerima paggilan telepon dari keluarganya, dengan posisi handphone miliknya di tempelkan di telinga bagian kirinya,” ucap Dharma.

Tiba-tiba di perjalanan korban di pepet oleh dua orang yang tidak ia kenal. Mereka menggunakan satu unit sepeda motor, langsung mengambil paksa atau merampas handphone korban.

“Karena posisi korban sedang menerima telpon sambil berkendara, para pelaku dengan mudah merampas handphone milik korban. Kemudian dua orang pelaku ini langsung langsung kabur,” jelasnya.

Korban sempat berupaya mengejar pelaku menggunakan sepeda motornya, ke arah Bongor – Jeranjang Kecamatan Gerung, namun kehilangan jejak.

“Atas peristiwa ini, satu unit handphone korban berhasil pelaku bawa kabur, sehingga korban mengalami kerugian sekitar Rp. 1.9 juta,” terangnya.

Dharma menjelaskan bahwa, dari hasil serangkaian penyelidikan, polisi berhasil mendapat titik terang tentang identitas pelaku. Sehingga melakukan pengejaran terhadap pelaku utama dalam kasus ini.

“Dari hasil penyelidikan kita ketahui bahwa pelaku utama mengarah kepada MA, sehingga tim kami langsung melakukan pengejaran di rumahnya,” ucapnya.

Setelah mengantongi identitas pelaku utama, Tim Puma Sat Reskrim Polres Lobar segera melakukan pengejaran di rumahnya di Desa Suka Makmur, Gerung, Jumat (16/07/2021).

“Tanpa perlawanan, MA berhasil kami amankan di rumahnya. Dan dari hasil interogasi awal, mengakui perbuatannya, melakukan penjambretan bersama rekannya inisial Y,” katanya.

MA langsung mengelandangnya ke Mapolres Lombok untuk proses lebih lanjut. Atas perbuatannya MA terjerat dengan pasal 365 KUHP, dengan ancaman hukuman sembilan tahun hukuman kurungan penjara.

No More Posts Available.

No more pages to load.