Polda NTB Berhasil Ringkus Terduga Pemalsuan Uang

oleh -44 views
Ungkap Uang Palsu, Konfren polda
Polda NTB gelar konferensi pers pengungkapan uang palsu

LOMBOKSATU.com – Tim Puma Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) berhasil meringkus dua pelaku terduga pemalsuan uang di rumah seorang bekas anggota Polisi di Desa Sedayu, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Lombok Barat.

Dua orang pelaku berinisial MR umur 43 tahun bekas polisi yang dipecat beberapa tahun lalu. Sementara JWA umur (34) tahun, seorang residivis pemalsuan surat kendaraan. Seperti Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Buku Kepemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB).

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto pada konferensi Pers di Mako Polda NTB, Selasa (6/7/2021) mengatakan, penangkapan pelaku berdasarkan laporan dari warga yang menerima uang palsu tersebut.

“Mereka baru berhasil mengedarkan sebanyak Rp 700 ribu saja. Sementara yang sudah mereka produksi sekitar Rp7 jutaan,” terang Kabid Humas Polda NTB.

Menurutnya, sebagian uang palsu tersebut mereka baru pakai untuk main judi. Sebagian lagi untuk menebus kendaraan yang sempat tergadai oleh salah seorang dari mereka.

“Atas perbuatannya, kedua pelaku terancam Pasal 244 KUHP dan atau Pasal 245 KUHP dan atau Pasal 36 dan atau Pasal 37 UU 7/2011 Jo tentang pembuatan uang palsu, mengedarkan, dan membelanjakan uang palsu dengan ancaman hukuman maksimal seumur hidup,” jelasnya.

Untuk itu, Artanto berharap, warga yang mendapatkan uang palsu segera lapor ke pihak kepolisian. Atau langsung datang ke Bank Indonesia agar pemberantasan peredaran uang palsu di Negara ini teratasi, terutama di NTB.

Kepala Bidang Implementasi Pengelolaan Uang Rupiah Perwakilan Bank Indonesia Mataram mengatakan, untuk mengetahui uang palsu atau tidak, langkah awalnya mengenali uang asli secara detail. Kemudian melakukan perawangan dan merabanya, sebab kalau menebak uang palsu agak susah.

Masyarakat juga harus berhati-hati kepada orang yang menawarkan uang di ATM pada saat melakukan tarik tunai. Terkadang mereka  berdalih ingin melakukan transaksi pembayaran dengan rekannya. Selain itu, waspadai oknum yang mengiming-imingi penggandaan uang atau orang yang berjanji dapat melipatgandakan uang atau perhiasan.

 

No More Posts Available.

No more pages to load.