Kades Tanak Awu Minta Kerusakan Jalan Akibat Proyek Segera Diperbaiki

oleh -430 views
Kades Tanak Awu, Lalu Wisnu Wardana

LOMBOKSATU.com – Kepala Desa Tanak Awu Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah Lalu Wisnu Wardana mengaku prihatin dengan kondisi jalan akibat pengerjaan sejumlah proyek di wilayahnya.

Dikatakan Lalu Wisnu, dampak proyek yang dikerjakan perusahaan BUMN tersebut sudah sering dikeluhkan masyarakat. Namun perlu dipahami, kata Lalu Wisnu, dalam persoalan ini pemerintah desa dihadapkan dengan kondisi yang serba sulit.

Disatu sisi, selaku kepala desa pihaknya harus mengamankan atau mendukung program pemerintah. Terlebih proyek-proyek yang dikerjakan saat ini merupakan program strategis nasional. Tapi disisi lain pihaknya dihadapkan dengan dampak proyek yang sangat merugikan masyarakat. Sebagian besar ruas jalan di wilayah Selatan rusak akibat kendaraan pengangkut material proyek.

Pihaknya pun telah mencoba melakukan komunikasi dengan beberapa perusahaan atau kontraktor proyek, namun belum direspon. Disayangkan lagi, sebagian besar kontraktor yang mengerjakan proyek tidak melaporkan keberadaanya sehingga menyulitkan pemerintah desa untuk mengakses informasi.

Terkait persoalan ini, ia berharap pemerintah daerah harus bersikap obyektif, yakni dengan menyelesaikan persoalan ini dengan melihat kondisi real masyarakat atau paling tidak mempermudah akses komunikasi antara warga dengan perusahaan.

Selain itu, sepengetahuannya setiap perusahaan memiliki dana CSR yang seharusnya digunakan untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang timbul akibat aktifitas mereka. Tapi faktanya, selama ini masyarakat tidak pernah menerima bantuan apapun, termasuk untuk perbaikan jalan.

“Kami siap mendukung program pemerintah, tapi tolong kebutuhan dan keluhan masyarakat juga diperhatikan,” kata Lalu Wisnu di ruang kerjanya, Senin (07/02/2020).

Karenanya, pihaknya berharap agar pihak perusahaan dan pemerintah daerah segera memperbaiki ruas jalan yang rusak, khususnya ruas Tanak Awu-Pengembur yang sudah sangat memprihatinkan. Kalaupun tidak bisa dihotmix, bisa disiasati dengan pengerasan. “Intinya yang penting masyarakat kami nyaman,” harapnya.

Sementara itu Kepala Dinas PU Lalu Firman Wijaya berjanji akan segera memperbaiki ruas jalan yang rusak akibat pengerjaan proyek di wilayah Selatan. Adapun pihak kontraktor proyek belum bisa dimintai keterangan terkait persoalan ini.

Pantauan lomboksatu.com, pengerjaan proyek di lingkungan bandara membuat ruas jalan Bay Pas kotor. Material tanah timbunan proyek berserakan di sepanjang jalan. Kondisi ini telah dibiarkan sejak lama dan mengganggu para pengendara dan masyarakat setempat. Bahkan jika tidak segera dibersihkan, warga dan pengguna jalan khawatir kondisi ini bisa mengakibatkan lakalatas.

“Kalau tidak segera dibersihkan bisa bahaya. Saya selaku pengguna jalan terus terang merasa khawatir,” ungkap M. Mufiq Abdul Wahid, salah seorang pengguna jalan. (Dar)

No More Posts Available.

No more pages to load.