Tinjau Pembangunan Jembatan Bailey, Bupati Pastikan Akses Warga Segera Pulih

oleh -120 views
oleh
warisin
Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin didampingi Kepala Pelaksana BPBD dan sejumlah OPD terkait melakukan peninjauan pembangunan jembatan Bailey

LOMBOKSATU.com – Bupati H. Haerul Warisin meninjau jembatan Bailey di Dusun Aik Beta, Desa Perigi, Kecamatan Suela. Hal ini menjadi penanda keseriusan pemerintah daerah memulihkan akses vital masyarakat.

Peninjauan itu yang berlangsun , Senin (12/01/2026) itu didampingi Kepala Pelaksana BPBD dan sejumlah OPD terkait, Bupati turun langsung meninjau progres pembangunan jembatan darurat.

Dengan dukungan teknis 30 personel TNI, pemasangan rangka baja dilakukan sesuai standar spesifikasi teknis dan pengamanan yang ketat.

Kehadiran aparat TNI tak hanya mempercepat proses pengerjaan, tetapi juga memastikan setiap komponen terpasang presisi demi keselamatan warga yang akan melintas.

“Jembatan Bailey tersebut menjadi urat nadi penghubung antara Desa Perigi dan Desa Puncak Jeringo di Kabupaten Lombok Timur,” ujarnya.

Sebelumnya, warga di dua desa itu sempat terisolasi setelah jembatan lama putus diterjang arus sungai yang meluap. Aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga distribusi kebutuhan pokok sempat terganggu akibat terputusnya akses tersebut.

Dalam peninjauan itu, Bupati mengungkapkan bahwa konstruksi utama jembatan darurat telah rampung dan kini memasuki tahap penyelesaian akhir.

Pengerjaan difokuskan pada penataan serta pemadatan jalan akses agar kendaraan dapat melintas dengan aman dan nyaman.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa jembatan Bailey ini bersifat sementara. Pemerintah Kabupaten Lombok Timur telah melakukan koordinasi intensif dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk mendorong pembangunan jembatan permanen di lokasi tersebut.

Mengingat kawasan ini tergolong rawan banjir, pembangunan jembatan permanen menjadi kebutuhan mendesak agar risiko serupa tidak kembali memutus akses warga di masa mendatang.

Pemerintah daerah berharap solusi jangka panjang tersebut dapat segera terealisasi demi menjamin keselamatan dan keberlanjutan aktivitas masyarakat.