Tim MAN 1 Lotim Raih Juara Lomba Inovasi Teknologi Lalu Lintas

oleh -287 views

LOMBOKSATU.com – Tim Robotic MAN 1 Lombok Timur meraih juara 3 dalam Lomba Inovasi Teknologi dalam bidang keselamatan lalu lintas tingkat nasional yang diselenggarakan Astra Internasional yang pengumuman pemenangnya, Senin 14 Desember 2020.

Kepala MAN 1 Lotim M Nurul Wathoni menegaskan, penguasaan pada tehnologi penting, di samping ilmu agama dan pembinaan akhlak yang harus kuat. Itulah prinsip pelayanan pendidikan yang selama ini dijalankan MAN 1 Lotim sehingga para siswanya diberikan bimbingan dan pembinaan minat bakat pada penguasaan teknologi terbaru.

Hal itu menututnya, bisa menjadi bekal siswa ke depan termasuk bisa menghasilkan prestasi yang membanggakan lembaga dan daerah termasuk penguasaan teknologi bidang keselamatan lalu lintas sebagai bagian dari ikhtiar siswa MAN 1 Lotim dalam ikut membantu pemerintah dalam mencari solusi pengurangan angka kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas di jalan.

Kali ini dalam bidang inovasi teknologi keselamatan berlalu lintas Tim Robotic berkolaborasi dengan alumni MAN 1 Lotim sukses meraih juara 3 Nasional dalam Lomba Inovasi Teknologi dalam bidang keselamatan lalu lintas tingkat nasional yang digelar antar pelajar se-Indonosia.

Tahapan lomba, mulai dari seleksi yang cukup ketat dengan waktu lomba lebih dari 3 bulan. Mulai dari seleksi proposal, presentasi virtual, uji alat secara virtual, termasuk proses pemasaran alat dan pameran serta uji coba secara terbuka dengan melibatkan masyarakat.

“Alhamdulillah tim MAN 1 Lotim yang terdiri dar Zainul Irsani, Rizki Irkhas, Ade Cahyani, Hapipan dan Wajizatul Amnia ini sukses meraih juara nasional yang tentu membanggakan bagi madrasah kami dan kemenag serta daerah, ungkap Habib Averousd, Pembina Robotik MAN 1 Lotim bersama salah satu tim siswa Zainul Irsani.

Zainul Irsani menuturkan, sistem kerja alat ini adalah meletakkan 3 sensor pendeteksi penumpang di jok motor yang diletakkan menyesuaikan kebiasaan duduk bersepeda motor pada umumnya. Jika 2 sensor dari 3 sensor tertekan oleh penumpang ini masih dikatakan normal.

“Tetapi, jika 3 sensor tersebut tertekan maka sistem memutuskan untuk mematikan motor karena ada 3 penumpang, motor bisa hidup kembali, jika penumpang ke 3 turun dari motor,” ujarnya.

Irsani menyampaikan terima kasihnya pada dukungan madrasah dan bimbingan pembina sehingga penguasaan berbagai ragam teknologi bisa lebih baik dan menghasilkan juara.

“Kami juga berterima kasih pada dukungan Polres Lotim khususnya Tim Kasat Lantas, mulai dari bapak kasat lantas, Pak Wahyu dan tim lantas lainnya atas suportnya pada tim MAN 1 Lotim dari awal sampai kegiatan pameran kami di Taman Selong sehingga kegiatan pameran yang merupakan rangkaian lomba dapat kami lalui dengan sukses,” ucapnya.

Mengetahui prestasi ini, Kakanmenag Lotim H Sirojuddin mengaku sangat bangga karena selama ini persepsi masyarakat secara umum bahwa anak madrasah hanya dibekali ilmu agama, tapi dengan prestasi ini, anak madrasah juga bisa menguasai Iptek dengan baik serta mampu membawa prestasi bidang teknologi keselamatan lalu lintas tingkat nasional.

“Mudahan ini bisa menginspirasi madrasah yang lain agar prestasi anak madrasah semakin banyak muncul ke permukaan seauai dengan kemampuan mereka. Kamo harap santri lain juga bisa mengembangkan bakaynya,” harapnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.