Masyarakat Lombok Timur Diajak Masifkan Genting dan Cegah Perkawinan Dini

oleh -967 views
oleh
Edwin
Wakil Bupati Lombok Timur H Edwin Hadiwijaya

LOMBOKSATU.com – Masyarakat Lombok Timur diajak untuk lebih masif menggerakkan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) sekaligus memperkuat kesadaran mencegah perkawinan dini.

Gerakan ini bukan sekadar program, melainkan panggilan kemanusiaan agar setiap anak dapat tumbuh sehat, berpendidikan, dan tidak kehilangan masa depan hanya karena pernikahan di usia muda.

Wakil Bupati Lombok Timur Edwin Hadiwijaya menegaskan pemerintah berupaya merangkul semua pihak untuk melakukan sosialisasi pencegahan perkawinan anak termasuk memanfaatkan berbagai saluran/media.

“Kita para orang tua, berkewajiban memberikan perlindungan rasa aman, rasa nyaman kepada anak-anak kita,” ujar Edwin pada Puncak Peringatan Hari Anak Nasional ke-41 tahun 2025 tingkat kabupaten, Ahad (03/08/2025) di Taman Rinjani Selong.

Selain itu, orang tua juga memiliki kewajiban memberikan kasih sayang. Tidak kalah pentingnya adalah memberikan pendidikan yang layak bagi anak-anak untuk menjadi generasi penerus yang baik.

Edwin juga menyampaikan bahwa peringatan Hari Anak Nasional setiap tahunnya mengingatkan agar komitmen terhadap perlindungan dan hak anak harus dijaga.

Wabup berjanji akan berupaya memenuhi kewajiban sebagai pemerintah secara bertahap menyesuaikan skala prioritas dengan harapan anak-anak Lombok Timur menjadi generasi penerus yang lebih baik.

Pada kesempatan tersebut, selain menampilkan kreativitas seni tari, dan drama, diserahkan sejumlah penghargaan. Penghargaan diberikan kepada sepuluh desa/kelurahan ramah anak sebagai bentuk apresiasi pemerintah kabupaten sekaligus sebagai motivasi bagi desa/kelurahan lainnya.

Desa/kelurahan tersebut yakni Dames Damai, Sukaraja, Lenek Kalibambang, Sembalun Bumbung, Aikmel Utara, Sugian, Pohgading Timur, Lendang  Nangka, Kelurahan Kelayu Utara, dan Kelurahan Kelayu Selatan.

Penghargaan juga diserahkan kepada Puskesmas ramah anak yaitu Puskesmas Selong, Puskesmas Rensing, Puskesmas Sakra, Puskesmas Aikmel, dan Puskesmas Sukaraja.
Pada kesempatan itu juga dilakukan  launching Akta kelahiran bagi anak 0-4 tahun dan kartu identitas anak (KIA).

Kegiatan yang dihadiri Wakil Bupati, Sekda dan sejumlah pimpinan OPD, serta Ketua TP PKK, Ketua GOW, Ketua DWP, NGO, juga perwakilan siswa dari berbagai sekolah tersebut berlangsung meriah.