Wabup Edwin Dorong Peserta Pelatihan Ciptakan Lapangan Kerja

oleh -1.233 views
oleh

LOMBOKSATU.com – Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya menegaskan pentingnya komitmen dan kemandirian untuk menghadapi tantangan ekonomi dan ketenagakerjaan.

Pesan itu ia sampaikan saat membuka sekaligus menutup pelatihan keterampilan bagi pencari kerja berbasis klaster kompetensi di Aula Loka Latihan Kerja (LLK) Selong, Rabu (13/8/205).

Wabup menyadari Lombok Timur bukan kabupaten yang menyediakan lapangan kerja yang luas. Karena itu, ia mendorong peserta pelatihan untuk tidak hanya sekadar mengikuti program kelas, tapi memiliki komitmen kuat untuk menciptakan lapangan kerja sendiri.

Lebih lanjut, Wabup menjelaskan bahwa tingkat pengangguran di Lombok Timur saat ini cukup tinggi, dengan 20 ribu angkatan kerja yang belum terserap. Angka ini setara dengan 2,5% dari total populasi.

Untuk mengatasi masalah ini, pemerintah daerah berupaya mengurangi pengangguran melalui program-program pelatihan seperti ini.

“Melalui pelatihan ini, kami berharap adik-adik bisa mandiri dan menghasilkan penghasilan sendiri. Inilah cara kita menyisir dan mengurangi angka pengangguran yang tinggi di Lotim,” ujarnya.

Wabup juga menyatakan optimisme terhadap potensi ekonomi kreatif dan pertanian di Lombok Timur sebagai sektor yang dapat digali untuk menciptakan peluang kerja.

Sebelumnya Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi M. Hairi menyampaikan bahwa pelatihan kerja tahun ini sebagian dari upaya pemerintah daerah dalam menekan angka pengangguran.

Berdasarkan data BPS, tingkat pengangguran terbuka di Lotim mencapai 25%. Angka tersebut menjadi fokus utama pemerintah untuk diatasi.
Berdasarkan data BPS pula, lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) merupakan penyumbang terbesar angka pengangguran.

Hal ini diduga karena jurusan yang dibuka di beberapa SMK kurang relevan dengan kebutuhan pasar kerja. Menanggapi situasi ini, Disnakertrans Lotim mengambil langkah cepat dengan melobi berbagai pihak untuk menekan angka tersebut.

Acara tersebut diakhiri dengan penyematan kartu nama dan penyerahan bantuan peralatan secara simbolis oleh Wabup kepada perwakilan peserta pelatihan, kemudian dilanjutkan dengan peninjauan lokasi dan alat pelatihan ini.