Dinas Kesehatan Lombok Timur Evaluasi Program CKG

oleh -1.585 views
oleh
Kesehatan
Kepala Dinas Kesehatan Lombok Timur Dr. H. Pathurrahman

LOMBOKSATU.com – Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto menuai apresiasi masyarakat Lombok Timur (Lotim). Namun, antusias warga dalam pemeriksaan kesehatan masih jauh dari target.

Melalui program ini, warga dapat menjalani pemeriksaan kesehatan tanpa dipungut biaya di fasilitas kesehatan milik pemerintah, seperti puskesmas dan posyandu. CKG diharapkan dapat mendorong budaya hidup sehat dan mencegah komplikasi penyakit melalui penanganan sejak dini.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Lotim, sejak diluncurkan hingga pertengahan Maret 2025, hanya 600 warga yang terdaftar, hal tentu menjadi perhatian pihaknya untuk melakukan ikhtiar dengan maksimal.

“Minat masyarakat masih rendah. Hingga pertengahan Maret, baru 600 orang yang mendaftar,” jelas Kepala Dinas Kesehatan Lombok Timur Pathurrahman, Sabtu (29/03/2025).

Pathurrahman mengakui, sistem pendaftaran berbasis tanggal lahir menjadi salah satu kendala. “Sebagian warga belum mendapat kesempatan karena metode ini,” ujarnya.

Meski demikian, ia mencatat peningkatan partisipasi secara bertahap. Dari 30 puskesmas di Lotim, Puskesmas Lepak memimpin pendaftaran dengan 65 peserta, diikuti Korleko dan Keruak.

Sementara Puskesmas Kotaraja Kecamatan Sikit hanya mencatat 1 pendaftar, dan hal ini menjadi perhatian khusus Dinas Kesehatan setempat dalam mendorong partisipasi masyarakat.

Program CKG bertujuan mendorong deteksi dini penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes, dan kolesterol. “Kami intensifkan sosialisasi melalui kader posyandu dan media sosial,” tegas Pathurrahman.

Untuk meningkatkan partisipasi, Dinkes Lotim menyiapkan penyesuaian sistem pendaftaran yang lebih fleksibel dan perluasan cakupan layanan. Harapannya, program ini dapat menjangkau lebih banyak masyarakat guna meningkatkan kualitas kesehatan menyeluruh.