Penjabat Bupati Lombok Timur Terima Penghargaan Lencana Bakti Desa

oleh -1.134 views
oleh
taofik
Pj Bupati Lombok Timur saat menerima penghargaan Lencana Bakti Desa

LOMBOKSATU.com –- Penjabat Bupati Lombok Timur H. Muhammad Juaini Taofik menerima penghargaan Lencana Bakti Desa.

Penerimaan penghargaan itu pada acara Gelar Teknologi Tepat Guna Nusantara (GTTGN) ke – 25 NTB, Senin (15/7/2024) di halaman Islamic Center, Mataram.

Lencana Bakti Desa merupakan bentuk penghargaan atas komitmen dan kerja keras mendorong percepatan pembangunan di desa.

Hal itu diantaranya ditandai dengan jumlah desa mandiri serta tidak adanya desa tertinggal.

Pada kesempatan tersebut Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) RI Abdul Khalim Iskandar memberikan apresiasi atas terselenggaranya GTTGN yang ke – 25 di Provinsi NTB.

Ia memuji pelaksanaan TTG ke-25 di NTB ini. Kenyamanan, keindahan, dan kesejukan daerah ini disebutnya sebagai salah satu alasan.

Di samping itu, ia mengingatkan pentingnya kolaborasi bukan hanya pada aspek ekosistem produksi teknologi.

“Kolaborasi bukan hanya pada ekosistem produksi tetapi yang kalah tidak pentingnya adalah ekosistem pemasaran teknologi tepat guna,” ujarnya.

Ia berharap baik pemerintah daerah, pemerintah desa dan BUMDes bersamasama memanfaatkan teknologi tepat guna di daerah masing-masing.

Tak lupa ia mengingatkan agar pemerintah daerah memasukkan TTG pada e-katalog. Ia pun berharap media dapat enyebarkan profil inovator dan pemanfaatan TTG di desa.

Selanjutnya Penjabat Gubernur NTB Hassanuddin mengaku sangat bahagia sebagai tuan rumah sekaligus menghaturkan terima kasih kepada Kemendes PDTT yang sudah menunjuk NTB sebagai tuan rumah GTTGN ke–25.

Ia juga menekankan pentingnya inovasi TTG dalam mendukung pembangunan daerah. Masyarakat NTB memanfaatkan kesempatan yang sangat baik sebagai wadah dalam berbagi informasi.

“Berkompetisi yang sehat dengan daerah lain untuk terus berkembang,” katanya. Ia percaya besarnya potensi alam dan sumber daya manusia NTB dapat mengembangkan TTG.

Manfaat teknologi ini dapat dirasakan langsung oleh masyarakat hingga menunjang perekonomian yang sudah baik dan semakin baik.

‘’Dan muaranya, apapun yang kita kerjakan ini dilakukan sesuai dengan sila ke 5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” ujarnya.

Bagi NTB, TTG ini sangat baik sekali. Pasti dapat kemajuan dan bertukar informasi dengan peserta yang datang dari seluruh Indonesia.

Sebelumnya, laporan Sekjen ada 27 provinsi yang hadir. Jadi mari kita lihat pengembangan daerah lain dan berkompetisi yang sehat.

Ia berharap sebagai tuan rumah dapat memanfaatkan peluang ini menjadi potensi, kekuatan dan menjadi kemajuan masyarakat.

GTTGN ke – 25 tersebut dibuka secara resmi dengan pemukulan gula gending oleh Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI Abdul Khalim Iskandar.

Rangkaian GTTGN ke-25 Tahun 2024 di Provinsi NTB diantaranya jalan sehat, gala dinner, Pameran GTTGN, seminar internasional, seminar nasional, hingga diskusi antara inovator dan pihak swasta.

Kegiatan tersebut dihadiri pula Wakil Mendes, Gubernur, Bupati dan Walikota se-Indonesia,pimpinan OPD, organisasi wanita serta, BUMN/BUMD se-Indonesia.