Dari 371 Ribu Rumah Tangga, Hanya 31 Ribu Mengakses PDAM Lotim

oleh -382 views
oleh
juaini
HM Juaini Taofik

LOMBOKSATU.com –- Pj Bupati Lombok Timur, H. Muhammad Juaini Taofik mengatakan sebanyak 371 ribu rumah tangga memiliki akses terhadap air minum di Lombok Timur.

Namun, dari jumlah tersebut, hanya sekitar 31.000 rumah tangga, atau kurang dari 10%, yang menjadi pelanggan PDAM. Sisanya memanfaatkan sumur, termasuk sumur bor.

Di beberapa wilayah, terutama di kawasan selatan, masyarakat masih mengalami kesulitan dalam mendapatkan air bersih.

Pj Bupati mengapresiasi keberadaan sarana air bersih yang merupakan tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut.

“Kita berharap kolaborasi tersebut terus berlanjut, mengingat masih ada satu dusun di yang kesulitan akses air minum dan pemda siap menyediakan pipa,” paparnya, Jumat (5/7/2024).

Kepala Divisi TJSL PT Pegadaian Rully Yusuf mewakili BUMN menyampaikan ketersediaan air minum menjadi salah satu program prioritas nasional yang belum memenuhi target.

Padahal tahun 2030 mendatang akses air minum ini seharusnya sudah mencapai 100%. Ia pun menyambut baik tawaran Pj Bupati terkait pemenuhan air minum di Aik Prapa.

Sarana air bersih yang diresmikan pada kesempatan itu, dijelaskan Rully, dapat menghasilkan 4500 liter per-hari guna memenuhi kebutuhan 200 KK.

Ia berharap masyarakat dapat memelihara sarana tersebut sehingga mendatangkan manfaat dalam waktu yang panjang.

Ia pun berharap sarana tersebut menjadikan Aik Prapa semakin maju dan berkembang dengan berbagai potensinya.

Keberadaan sarana air bersih ini merupakan TJSL sebelas BUMN di antaranya PT Pegadaian, PT Pelni, ASDP Indonesia, PT POS Indonesia, PT Garuda Indonesia, PT Jasindo, PT Indrakarya, dan lainnya.

Masyarakat yang berkumpul di Halaman Ponpes pada tampak antusias menyambut kehadiran sarana air bersih tersebut.