LOMBOKSATU.com – Peningkatan produksi pangan menjadi salah satu prioritas. Berbagai upaya dilakukan Pembak Lombok Tengah, salah satunya dengan bekerjasama dengan Dandim 1620/Loteng.
Bertempat di Kantor Bupati, Pemkab Lombok Tengah mengadakan rapat persiapan koordinasi Gerak Tanam (Gertam) dan Program Perluasan Areal Tanam (PAT).
Rapat koordinasi ini bertujuan untuk menyusun strategi dan langkah-langkah konkret dalam mendukung program Gerak Tanam dan Perluasan Areal Tanam oleh Pemerintah daerah bersama TNI melalui penerapan teknologi pompanisasi.
Dalam pelaksanaannya, penting adanya kerjasama lintas sektor dalam meningkatkan produksi pangan di NTB khususnya Lombok Tengah. Sehingga perlu untuk ditekankan bahwa pentingnya peran masyarakat dalam mendukung program-program pertanian yang ada, serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan daerah.
Selain itu, dalam melakukan kegiatan peningkatan lahan tanam, tentunya ini semua untuk kepentingan penambahan area tanam, juga untuk kepentingan petani, dimana lokasi tanahnya yang jauh dari mata air.
“Dengan adanya program ini tanah yang tadinya kekurangan air bisa menjadi tanah yang subur untuk dijadikan sebagai lahan areal tanam, terbuka” ucap Dandim.
Karena potensi jenis Padi Gogo di lahan perkebunan NTB mencapai luas 2.463 hektar. Sedangkan Lombok Tengah sendiri Potensinya 14,020 hektar target Pompanisasi, 10.000 target irigasi dengan Perpompaan 520, Total target Luasan 10,520 target Pompa, jika disesuikan dengan SK 1,402 hektar usulan pompanisasi dengan 1000 target unit irigasi perpompaan dengan 26 kelengkapan administrasi irigasi perpompaan.
“Semoga dengan adanya kolaborasi antara berbagai pihak, diharapkan produksi pangan di Provinsi NTB dapat meningkat secara signifikan, sehingga mampu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat setempat serta berkontribusi pada ketahanan pangan nasional,” tandasnya. (Dar)





