Bupati Malang Lakukan Kaji Tiru Lotim Berkembang

oleh -1.311 views
Bupati Malang HM Sanusi (kiri) bersama Bupati Lotim HM Sukiman Azmy
Bupati Malang HM Sanusi (kiri) bersama Bupati Lotim HM Sukiman Azmy saat melakukan kaji tiru Program Lotim Berkembang

LOMBOKSATU.com – Suksesnya program Lombok Timur Berantas Rentenir melalui Kredit Tanpa Bunga (Lotim Berkembang) berhasil menarik perhatian Pemerintah Kabupaten Malang untuk melakukan kaji tiru, Selasa (8/11/2022)

Bupati Malang bersama sejumlah pimpinan OPD, Ketua Tim Penggerak PKK juga Pimpinan DPRD dan OJK yang tiba di Kantor Bupati Lombok Timur diterima Bupati dan Wakil Bupati serta Sekretaris Daerah di Loby Kantor Bupati.

Bupati H. M. Sukiman Azmy dalam kata penerimaannya memaparkan secara singkat kondisi Lombok Timur dan masyarakat yang masih banyak bergantung pada sektor pertanian dan peternakan.

“Kondisi ini menyebabkan perekonomian Lombok Timur tidak mengalami guncangan terlalu keras seperti halnya daerah yang bergantung pada sektor pariwisata pada masa pandemi covid lalu,” paparnya.

Sementara itu Wakil Bupati H.Rumaksi Sj menyampaikan latar belakang program Lotim Berkembang yang merupakan program unggulan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Lombok Timur.

Menurutnya, Pemda berupaya untuk meningkat kesejahteraan dengan memupuk kerja keras dan rasa tanggung jawab masyarakat. Sebab sejumlah metode bantuan yang diberikan kepada masyarakat kerap tidak berjalan sesuai harapan.

Lotim Berkembang yang memberikan subsidi bunga kredit usaha rakyat (KUR) kepada peternak yang tergabung dalam kelompok tani dinilai lebih efektif. Program ini juga didukung adanya subsidi asuransi bagi ternak yang dibeli sebagai upaya memperkecil risiko dan kerugian masyarakat.

Bupati Malang HM Sanusi menyampaikan apresiasi atas sambutan luar biasa Pemda Lombok Timur. Usai memperkenalkan anggota rombongan, ia menyebut kultur Malang dan Lombok Timur hampir sama, termasuk dalam pola budidaya pertanian dan peternakan.

Ia menyampaikan, sapi merupakan salah satu komoditas yang banyak dibudidaya, khususnya sapi perah. Bahkan, perusahaan multinasional membuka peternakan di wilayah Kabupaten Malang.

Salah satu yang digali pada pertemuan tersebut adalah model penganggaran, juga subsidi asuransi yang diterapkan untuk melengkapi Program Lotim Berkembang.

Berdasarkan data terakhir jumlah kelompok ternak yang mengakses program Lotim Berkembang adalah 5.996 peternak, yang tergabung dalam 915 kelompok.

Sementara itu, nilai kredit mencapai Rp. 90,032 miliar lebih. Peternak yang mengakses Lotim Berkembang juga mendapat asuransi ternak. Jumlah yang telah klaim asuransi adalah Rp. 7,202 milar lebih.

Tahun 2020 dan 2021 lalu, Pemda Lombok Tiimur menganggarkan Rp. 5 miliar, sementara 2022 Rp. 6 miliar dan perluasan jangkauan tidak hanya peternak, melainkan juga kelompok usaha mikro. Selain itu bertambah pula bank yang menjadi mitra untuk menyalurkan KUR. BCA disebut bergabung untuk menyalurkan KUR peternakan.

Selain rombongan pemerintah Kabupaten Malang dan pimpinan OPD lingkup Pemda Lombok Timur hadir pula pihak perbankan dan lembaga yang menyokong keberlangsungan Lotim Berkembang.