LOMBOKSATU.com – Desa wisata menjadi salah satu ikhtiar masyarakat mewujudkan kesejahteraan. Tidak heran, jika geliat desa wisata tumbuh pesat dengan pengembangan berbagai potensi yang dimiliki sesuai karakter masing-masing desa.
Seperti yang dilakukan masyarakat Desa Labuhan Lombok, Kecamatan Pringgabaya. Dengan modal Rp490 juta, masyarakat setempat mengembangkan Bukit Kayangan menjadi objek wisata yang dibuka Senin (20/12)2021).
Para penikmat wisata alias wisatwan dapat menikmati keindahan Bukit Kayangan dengan berbagai fasilitas yang telah disediakan para pengelola.
Meski baru dibuka, namun Bukit Kayangan ini tentu sudah tidak asing lagi bagi para wisatawan. Lokasinya berada di jalur strategis di jalan menuju pelabuhan penyeberangan ke pulau Sumbawa.
Dari atas Bukit Kayangan ini, para pengunjung dapat menikmati panorama alam baik pesona pantai dengan gelombang ombak yang indah, juga dapat menikmati panorama Gunung Rinjani dari atas bukit.
Terpaan angin di atas bukit yang telah disediakan berbagai fasilitas bagi pengunjung ini akan membuat para wisatawan betah dan seakan enggan beranjak meninggalkan lokasi objek desa wisata baru ini.
Jarak tempuh dari pusat kota Selong sekitar 30-an kilometer dengan waktu tempuh 40-an menit jika menggunakan kendaraan bermotor.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Lombok Timur M. Khairi saat membacakan sambutan bupati menyampaikan selamat kepada warga setempat atas keberadaan objek tersebut.
Ia berharap Desa Labuhan Lombok dapat mengikuti jejak desa-desa lain yang telah menunjukkan prestasinya hingga tingkat internasional.
Pemerintah desa dan pengelola wisata Bukit Kayangan juga diingat untuk selalu menjaga lingkungan. Pemerintah desa bersama masyarakat harus berkreasi, salah satunnya dengan membuat spot foto-foto.
Ia menyebutkan, dana desa dapat dimanfaatkan untuk pengembangan desa wisata dan pengembangan BUMDes. Bahkan BUMDes yang sehat dan berbadan hukum akan mendapat tambahan dana Rp50 juta.
Kepala Desa Labuhan Lombok Siti Zaenab menyebutkan, Bukit Kayangan sekarang ini menjadi bagian dari paket wisata yang akan ditawarkan kepada wisatawan yang berkunjung ke Labuhan Lombok.
Pengembangan paket wisata ini akan melibatkan seluruh potensi desa Labuhan Lombok. Dengan demikian seluruh elemen masyarakat dapat menikmati secara langsung dampak pengembangan pariwisata di kawasan tersebut.
Bukit Kayangan yang masih dalam tahap pengembangan ini tidak hanya menyuguhkan panorama laut luas dan Rinjani dari jarak jauh, serta spot foto, melainkan mengenalkan adat masyarakat setempat.
Seperti konstruksi rumah tradisional, penggunaan pakaian adat masyarakat Labuhan Lombok yang memiliki dua suku utama yaitu Sasak dan Bugis.





