Komisi I DPRD Karangasem Belajar ke Dinsos Loteng

oleh -109 views
Kepala Dinas Sosial Muliardi Yunus saat menerima kunjungan Komisi I DPRD Karangasem Bali
Kepala Dinas Sosial Muliardi Yunus saat menerima kunjungan Komisi I DPRD Karangasem Bali

LOMBOKSATU.com – Keberhasilan Dinas Sosial Kabupaten Lombok Tengah dalam memaksimalkan pelayanan masyarakat mendapat apresiasi daerah lain. Kamis (23/09/2021), Dinas Sosial Lombok Tengah menerima kunjungan Komisi I DPRD Karangasem, Provinsi Bali.

Ketua Komisi I Karang Asem I Wayan Tame mengungkapkan, kedatangannya ke Dinas Sosial Lombok Tengah untuk mempelajari pelayanan kesehatan bagi warga miskin. Menurut data yang ada, program bantuan sosial (Bansos) kesehatan yang di Lombok Tengah merupakan salah satu yang terbaik di Indonesia.

Di samping itu, untuk mengakses program jaminan kesehatan, Dinas Sosial Lombok Tengah telah berhasil mempersingkat alur pelayanan, sehingga memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan.

“Kami ingin tahu seperti apa regulasi maupun cara penerapam pelayanan di Kabupaten Lombok Tengah sehingga berhasil memberikan pelayan terbaik bagi masyarakat,” kata I Wayan Tame

Menjawab pertanyaan tersebut, Kepala Dinas Sosial Lombok Tengah Muliardi Yunus memaparkan, keberhasilan pelayanan jaminan sosial di Lombok Tengah tidak lain karena seluruh keperluan melalui satu pintu.

Ia menjelaskan, sebelumnya, untuk memperoleh jaminan kesehatan warga terlebih dahulu harus mempersiapkan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari desa/kelurahan dan membawanya ke Tim Koordinasi Pengendalian Kemiskinan Daerah (TKPKD).

Setelah mendapat persetujuan TKPKD, warga harus ke dinas sosial untuk mendapatkan surat pengantar. Selanjutnya, warga harus membawa surat pengantar itu ke dinas kesehatan. Jika sudah lengkap, masyarakat baru bisa merima bantuan.

Semua persyaratan yang rumit tersebut, kata Muliardi membutuhkan waktu dua sampa tiga hari. Itupun kalau kepala dinas yang akan menandatangani berkas berada di kantor.

Namun saat ini segala urusan bisa selesai kurang dari sehari. Hal itu karena petugas TKPKD, dinas sosial maupun dinas kesehatan ditempatkan di satu tempat yakni di RSUD. “Kalau persyaratan sudah lengkap sekali jalan bisa langsung selesai,” terangnya.

Kendati demikian, pihaknya akan melakukan upaya penyempurnaan. Terutama dalam hal penyiapan sumber daya manusia dan perangkat penunjang pelayanan lainnya.

Untuk itu pihaknya berharap kepada masyarakat agar ikut memantau pelayanan dan menyampaikan saran maupun keluhan langsung ke dinas sosial. “Kami siap merespon keluhan warga. Kalau ada kekurangan, tegur kami,” tutupnya. (Dar)

No More Posts Available.

No more pages to load.