Dukung Tetebatu Lomba Pariwisata Dunia, Mahasiswa UNHAM Gelar Pembersihan

oleh -113 views
Mahasiswa Unham melakukan pembersihan di Tete Batu yang saat mengikuti lomba pariwisata dunia
Mahasiswa UNHAM melakukan pembersihan di Tete Batu yang saat mengikuti lomba pariwisata dunia

LOMBOKSATU.com – Dukungan Desa Tetebatu Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur (Lotim) NTB yang masuk pada lomba pariwisata level dunia (United Nations World Tourism Organization/UNWTO) mendapat dukung berbagai pihak.

Kali ini dukungan datang dari Universitas Hamzanwadi yang mengerahkan mahasiswanya melakukan pembersihan di tempat itu bersama masyarakat, pemerintah desa, Pokdarwis, dan Tim Satgas Zero Waste Dinas Lingkungan Hidup NTB.

Koordinor Prodi Pariwisata Irwan Rahadi mengatakan, aksi bersih yang berlangsung hari ini (Ahad 12 September 2021) sebagai upaya mendukung objek wisata ini agar kebersihannya selalu terjaga. Ia melihat hal ini menjadi poin penting destinasi wisata yang akan membuat pengunjung nyaman.

Selain menjaga kebersihan lingkungan, terutama dari sampah plastik yang bisa menjadi racun karena sampah ini tidak terurai meskipun dalam jangaka waktu yang lama. Oleh sebab itu Universitas Hamzanwadi hadir membantu untuk menjaga kebersihan ini.

“Aksi ini merupakan ikhtiar dan kepedulian kampus terhadap lingkungan terutama dunia wisata. Lebih-lebih Tetebatu ini sedang mengikuti lomba level dunia, yakni event yang diselenggarakan Organisasi Pariwisata Dunia,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Kerjasama dan Humas UNHAM Dr Muhammd Halqi menyebutkan, Tetebatu sebagai destinasi wisata yang mewakili Indonesia pada kompetisi level dunia merupakan kebanggaan bersama. Terutama masyarakat Lombok Timur.

Oleh sebab itu ia berharap semua pihak terus mendukung selama proses dan sampai seterusnya agar wisata Lombok kembali merih predikat terbaik seperti pada masa masa kepemimpinan TGB Zainul Majdi, yakni wisata halal terbaik dunia.

“Kami berharap semua ini menjadi awal yang baik untuk kebangkitan pariwisata Lombok NTB dan Indonesia yang saat ini masih mengalami kelesuan di tengah pandemi corona virus yang melanda dunia,” ujar doktor jebolan UNJ itu.

No More Posts Available.

No more pages to load.