Bersama Portir Indonesia, Warga Hijaukan Spot Wisata Leneng

oleh -121 views
Lurah Leneng, Lalu Isnaini saat menyampaikan potensi wilayahnya kepada Ketua Portir Indonesia
Lurah Leneng, Lalu Isnaini saat memaparkan potensi wilayahnya kepada Ketua Portir Indonesia

LOMBOKSATU.com – Warga Kelurahan Leneng Kecamatan Praya hijaukan spot wisata melakukan penghijauan di salah satu sport wisata areal persawahan di sekitar Kampus Institut Pendidikan Dalam Negeri (IPDN) Lombok Tengah.

Penghijauan ini sebagai salah satu upaya menjadikan destinasi wisata yang akan menarik para wisatawan. Di samping sejuk, juga agar membuat para pengunjung nyaman dan betah menikmati suasana alam sekitar.

Upaya itu lakukan warga bersama pemerintah setempat dengan menggandeng sejumlah lembaga untuk ikut berkontribusi mengembangkan destinasi.

Selasa (10/08/2021) bertepatan dengan hari konservasi alam nasional, warga dan Pemerintah Kelurahan Leneng bersama Portir Indonesia Attahir, salah satu yayasan yang bergerak di bidang pelestarian lingkungan mengadakan penghijauan tersebut.

Setidaknya mereka menanam ratusan pohon jenis mahoni di beberapa ruas jalan di tempat tersebut. Selain itu juga mengadakan kerja bakti membersihkan jalan yang akan dilalui wisatawan maupun warga setempat.

Lurah Lenteng, Lalu Isnaini, mengapresiasi dukungan Portir Indonesia. Menurutnya, keterlibatan Portir Indonesia merupakan langkah maju dalam upaya pengembangan kawasan wisata di tempatnya.

“Dukungan ini juga menambah semangat kami untuk terus berbuat lebih baik kedepannya,” ungkapnya Lalu Isnaini pada wartawan.

Ia menegaskan, kegiatan penghijauan tersebut merupakan satu dari sekian banyak program kepariwisataan yang telah terlaksanakan di Kelurahan Leneng selama ini.

Upaya menjadikan Kelurahan Leneng sebagai kawasan wisata sudah mulai sejak beberapa tahun lalu. Langkah awal, mulai dari pemetaan potensi-potensi.

Selanjutnya kata Lalu Isnaini, bersama warga membuka beberapa spot wisata, salah satunya areal persawahan di sekitar Kampus IPDN. Kawan itu menurutnya, di samping luas, kawasan ini merupakan satu satunya areal pertanian yang paling terawat.

Jika kawasan tersebut bisa berkembangkan dengan baik, ia yakin akan menjadi salah satu tujuan wisata paling unik di Lombok Tengah karena satu satunya kawasan wisata hijau di tengah kota.

Saat ini, areal persawahan tersebut sudah tersedia beberapa fasilitas penunjang seperti menempatkan berugak di beberapa titik, jogging area dan beberapa fasilitas penunjang lainnya.

“Kami akui masih banyak kekurangan, tapi semua akan kita lengkapi secara bertahap,” terangnya.

Selain itu, wisata kuliner juga menjadi salah satu andalan. Data sementara, ada puluhan tempat kuliner di Kelurahan Leneng dengan aneka masakan. Mulai dari masakan tradisional sampai kelas internasional tersedia.

“Kuliner sebagai penunjang wisata sangat penting. Menu makanan dari harga lima ribu sampai jutaan rupiah ada di Leneng,” terangnya.

Tidak itu saja, sebagai salah satu tujuan wisata, kebersihan lingkungan juga menjadi salah satu prioritas. Sehingga melalui gerakan berburu sampah yang ia inisiasi bersama warga, pria yang menggandrungi musik metal tersebut sukses menginisiasi pengolahan sampah di wilayahnya.

Konsep pengolahannya tidak jauh beda dengan bank sampah. Hasil penjualan warga bisa diambil secara langsung ataupun ditabung di kelompok yang bisa diambil setiap saat. “Bahkan di Kelurahan Leneng bisa jadi emas,” candanya.

Selain untuk kebersihan lingkungan, pengolahan sampah telah mampu membantu kebutuhan harian warga. Kedepan pihaknya akan mengupayakan pengolahan sampah plastik dengan memecahnya pakai mesin, sebelum terjual ke pengepul.

Sedangkan sampah organik akan ia olah menjadi pupuk kompos yang bisa dimanfaatkan warga untuk bercocok tanam. Paling tidak di halaman rumah warga. “Masih banyak kejutan yang akan kami buat di Kelurahan Leneng,” pungkasnya.

Sementara itu Ketua Umum Portir Indonesia Maya Soeripto mengaku siap mendukung program kepariwisataan di Lombok Tengah, khususnya Kelurahan Leneng.

Sebagai salah satu lembaga yang konsen pada bidang pelestarian lingkungan, pihaknya siap terlibat dalam kegiatan apapun dalam upaya bersama-sama mendukung program pemerintah.

Bagi warga yang ingin melakukan penghijauan atau kegiatan lain yang berkaitan dengan lingkungan, bisa bersurat atau langsung mendatangi sekretariat Portir Inonesia di Kelurahan Leneng.

Menurutnya, apa yang warga Leneng lakukan saat ini patut diapresiasi. Karena bagaimanapun juga, pelestarian lingkungan merupakan tugas semua pihak tanpa terkecuali.

Adapun kegiatan serupa yang sudah Portir Indonesia lakukan cukup banyak. “Yang jelas program sejuta pohon dan satu juta kilogram sampah di tahun 2024 harus tercapai. Siapapun yang meminta bantuan kami siap,” pungkasnya.

Usai penanaman pohon, Lurah Leneng mengajak rombongan Portir Indonesia berkeliling kampung dan menikmati aneka kuliner di tempat tersebut.

#Jurnalis: Darwis #Editor: Amaq Aliya

No More Posts Available.

No more pages to load.