Evaluasi Program Lotim Berkembang, Wabup Kritik Bank Penyalur

oleh -60 views
Wabup Lotim usai rapat evaluasi Program Lotim Berkembang
Wabup Lotim H Rumaksi (kiri) usai rapat evaluasi Program Lotim Berkembang

LOMBOKSATU.com – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur kembali menggelar rapat evaluasi realisasi Program Lombok Timur Berantas Rentenir dengan Kredit Tanpa Bunga (Lotim Berkembang), Senin (6/9/2021).

Wakil Bupati (Wabup) Lombok Timur H. Rumaksi Sj meminta komitmen Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan BNI sebagai dua bank penyalur untuk menuntaskan target realisasi program tersebut pada akhir tahun ini.

Wabup juga mengkritisi BRI yang terkesan kurang mendukung. Hal ini mengacu pada rendahnya realisasi penyaluran dari bank tersebut. Sampai dengan September realiasi penyaluran mencapai 2.975 peternak. Dari jumlah tersebut 2.187 melalui BNI dan 788 melalui BRI.

Kondisi ini menurut Wabup akibat ketidaksamaan pemahaman, sehingga kesempatan evaluasi ini ia berharapkan dapat menyatukan kembali pemahaman tersebut, guna tercapainya target realisasi lebih dari 5000 peternak.

Selain perbedaan kinerja dua bank tersebut, upaya peningkatan koordinasi juga masih sangat perlu. Utamanya untuk pendampingan dari organisasi perangkat daerah teknis yaitu Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan.

Ia menegaskan, Pemda Kabupaten Lombok Timur berjanji akan terus menjalankan program ini secara konsisten di tahun-tahun mendatang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kepala OJK NTB Rico Rinaldy mendorong adanya pertukaran informasi dan saling mendukung antara dua bank penyalur untuk percepatan pencapaian target. Sebab ia melihat Lotim Berkembang merupakan program yang sangat baik.

Ia berjanji merekomdasikan program ini menjadi generic model untuk menjadi program skala nasional. Kegiatan evaluasi tersebut, menurut Rico, merupakan sarana menemukan solusi serta mengurangi risiko bagi semua pihak.

Pada penghujung kegiatan BRI yang sebelumnya menyampaikan faktor penyebab rendahnya realisasi melalui BRI menyampaikan komitmen dapat melayani 1.200 peternak hingga akhir tahun ini. Sementara itu BNI menyanggupi realisasi hingga 1.500 peternak.

Hadir dalam rapat evaluasi itu, Kepala OJK NTB, Bank Indonesia Perwakilan Mataram, BNI Cabang Pembantu Selong, Perwakilan BRI Cabang Selong, Jasindo, dan sejumlah OPD terkait lingkup Pemda Kabupaten Lombok Timur.

No More Posts Available.

No more pages to load.