Serapan APBD Capai Target, Bupati Berharap OPD Tingkatkan Kinerja

oleh -104 views
Bupati mengapresiasi serapan anggaran sesuai target
Rapat koordinasi antara bupati dengan OPD

LOMBOKSATU.com – Bupati Lombok Timur HM. Sukiman Azmy mengapresiasi kinerja organisasi perangkat daerah (OPD). Target serapan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) semester pertama tahun 2021 mencapai 40 persen.

Namun demikian, bupati mendorong beberapa OPD yang capaiannya masih di bawah 40 persen seperti Dinas Perindustrian, Peternakan dan Kesehatan Hewan, serta Dinas Pertanian. Bupati berharap kepala OPD untuk menuntaskan programnya agar memenuhi target.

Pada rapat koordinasi yang berlangsung Selasa (06/07/2021) tersebut, Bupati Sukiman Azmy menyoroti pula besarnya perbedaan persentase realisasi belanja antara keuangan dan fisik pada sejumlah OPD yakni realisasi fisik lebih besar dari keuangan.

Memang bupati mengakui realisasi fisik harus lebih besar dari keuangan. Akan tetapi bupati berharap marginnya tidak terlalu jauh perbedaannya antara keduanya. Ini membutuhkan perhatian dari agar hal ini tidak terus terjadi.

Ia juga menekankan, OPD harus memperhatikan kontrak kerja. Jika OPD sampai dengan batas waktu yang telah ditetapkan belum dapat mengunggah kontraknya, maka akan sangat merugikan karena tidak akan terealisasi. “Batas waktunya adalah hingga 21 Juli 2021 mendatang,” tegasnya.

Bupati meminta agar OPD lebih serius sehingga tidak merugikan masyarakat. Ia berharap H-3 seluruh data kontrak dapat rampung. Semua pihak harus berkolaborasi menemukan penyebab dan kendalanya untuk diatasi bersama.

Bupati meminta, semua OPD melakukan inovasi dan kreativitas. Hal ini penting dilakukan agar OPD bisa menggenjot realisasi anggaran tahun 2021. Dengan demikian pada triwulan ke-3 mendatang realisasi APBD tahun 2021 tetap menunjukkan tren positif.

Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Timur H. Muhammad Juaini Taofik memberikan penekanan agar setiap OPD mengoptimalkan nilai uang yang ada sampai habis, sebab saat ini belanja pemerintah menjadi pendorong perputaran ekonomi masyarakat.

Berdasarkan data Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Lombok Timur, realisasi pendapatan belanja daerah sampai dengan 2 Juli mencapai 46,07% atau senilai lebih dari Rp. 1,299 triliun lebih. Hanya saja dari sisi belanja realisasinya masih berada di angka 39,15% atau senilai Rp. 1,221 triliun lebih.

No More Posts Available.

No more pages to load.