Bupati Lotim Sambut Pameran Benda Purbakala

oleh -58 views
Bupati Lotim HM Sukiman Azmy saat pidato sambutan pameran keloling bersejarah dan purbakala NTB di Pancor

LOMBOKSATU.com – Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy mengatakan, pemerintah Lombok Timur menyambut baik pameran keliling yang digelar Museum NTB, Selasa (22/06/2021) di Gedung Birrul Walidain Pancor. Namun ia berharap pameran ini jangan hanya dua kali setahun.

Hal itu dipertegas bupati karena pameran ini menurut Kepala Museim hanya 2 kali setahun. Sekali di Lombok sekali di Sumbawa. Oleh sebab itu bupati berharap jangan sekali di Lombok Timur. Bila perlu berkali-kali.

“Bapak kita fasilitasi, rencanakan, kapan di mana tempatnya? mungkin sebelah utara sekali tengah sekali timur sebelah selatan sekali,” ungkap Sukiman saat sambutan pembukaan pameran yang digelar Museum NTB di Pancor Lotim.

Hal ini penting dilakukan agar tujuan untuk memberikan penjelasan pengetahuan kepada masyarakat benar-benar tercapai, yakni masyarakat paham tentang arti penting dari sejarah itu.

“Kita sadari bersama, bahwa apa yang dipamerkan kali ini dalam fungsi kesejarahan itu. Dalam Alquran Allah menjelaskan pada Surah Hud ayat 120 Allah berfirman di situ,” ungkapnya.

Dari ayat itu kata bupati, minimal ada 4 fungsi dari sejarah yang dipamerkan pada saat ini, yang pertama adalah untuk membuktikan kebenaran peristiwa yang terjadi sebelum saat ini. Ia mencontohkan, Firaun itu hidup 3000 tahun sebelum masehi.

“Jadi kalau kita hitung, sudah 5 ribu tahun baru kita temukan. Ditemukan sejarahnya bahwa Firaun yang benar-benar dulu menyeberang di Laut Merah, yang menguber Nabi Musa itu ketemu juga akhirnya. Setelah ditemukan pada paru-parunya yaitu ada unsur garam di situ,” ulasnya.

“Kedua, sebagai nasehat bagi kita. Banyak peristiwa besar yang terjadi pada masa lalu yang kadang-kadang karena sudah begitu lama peristiwa itu terjadi, kita menjadi lupa,”.

Ketiga sebagai peringatan. Ia kembali mencontohkan keperkasaannya Firaun, Qorun dan berbagai macam suku-suku bangsa yang dulu dihancur Tuhan akibat dari kemungkarannya. “Itu juga sebagai peringatan dan nasehat bagi kita,” imbuhnya.

Keempat kata bupati, adalah sebagai peneguh hati mengikuti ajaran Allah dan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam. “Apa yang terjadi pada masa lalu, kelak mungkin akan terjadi pada masa yang akan datang karena roda pedati berputar, akan terjadi pada saatnya, dalam skala yang berbeda dan dalam peristiwa yang berbeda,” ulasnya.

Oleh karena itu, pihaknya menyambut baik peristiwa yang terjadi pada saat ini yaitu pameran kesejarahan dan kepurbakalaan yang diselenggarakan di Lotim. “Semoga semua ini bermanfaat,” harapnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.