Lotim Zona Oranye, Masyarakat Diminta Lebih Waspada

oleh -89 views
Sekda HM Juaini Taofik (tengah) dalam acara Media Gathering dan perkenalan laman tanggapcovid.id

LOMBOKSATU.com – Perubahan status Lombok Timur dari zona kuning sejak 17 Juni menjadi zona oranye membuat pemerintah kabupaten harus mengambil langkah strategis. Meskipun secara statistik tidak ada lonjakan kasus covid-19.

Hal itu diungkapkan Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Timur H. Muhammad Juaini Taofik dalam acara Media Gathering dan Perkenalan Laman tanggapcovid.id yang digelar SNV pada Kamis (17/06/2021).

Sekda berharap, pergeseran status itu maka semua elemen harus meningkatkan kewaspadaan dengan tetap mengikuti protokol kesehatan supaya tidak seperti di negara eropa yang sudah memiliki ribuan kasus terkait covid-19.

“Apapun yang kita lakukan harus tetap menegakkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan covid,” tegasnya. Terlebih dengan telah masuknya varian baru virus covid-19 di Indonesia.

Sekda menyebutkan angka kesembuhan di Kabupaten Lombok Timur mencapai 96.70 persen, sementara angka kematian mencapai 2.93 persen.

Terkait vaksin, Sekda menyampaikan progress vaksinasi di Lombok Timur yang sudah berjalan sesuai prioritas yang telah ditetapkan pemerintah dan WHO.

“Vaksinasi bagi para playan publik seperti tenaga Kesehatan, PNS, dan Guru, serta kelompok rentan lansia sudah dilakukan,” ungkapnya.

Jika dilihat dari target vaksinasi masyarakat berusia di atas 18 tahun, persentasenya masih kecil, maka dibutuhkan kolaborasi semua pihak dan harus mendapat perhatian di bidang kesehatan tidak saja covid-19, tetapi ada persoalan-persoalan lain yang butuh segera ditangani.

Keberadaan laman tanggapcovid.id diharapkan Sekda dapat memberikan informasi valid yang mampu mengubah sikap dan perilaku masyarakat menghadapi pandemi covid-19 yang belum ada tanda akan berakhir.

Kegiatan ini juga dihadiri perwakilan dinas kesehatan, Satgas Covid-19 Lombok Timur, Dinas Kominfo dan Persandian, mahasiswa, serta lembaga swadaya masyarakat yang fokus di bidang kesehatan.

No More Posts Available.

No more pages to load.