Bupati Lombok Timur Launching Wisata Religi

oleh -252 views

LOMBOKSATU.com – Makam Pahlawan Nasional asal Nusa Tenggara Barat (NTB) TGKH M. Zainuddin Abdul Madjid yang terletak di Pancor Kecamatan Selong Lombok Timur resmi sebagai distinasi wisata religi.

Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy didampingi Ketua Yayasan Pendidikan Hamzanwadi NW Pancor H Muhammad Jamaluddin dan Kadis Pariwisata Lotim Dr H Mugni melaunching program Wisata Religi Makam Pahlawan Nasional Hamzanwadi, Kamis (28/01/2021).

Bupati dalam sambutannya mengulas kisahnya kembali saat menjadi santri dan berguru kepada Syeikh Zainuddin di masa hayat. Ia juga menyampaikan riwayat pendidikannya dilingkungan Pendidikan Hamzanwadi Pancor yang ditempuh selama 6 tahun.

“Begitu saya menyelesaikan pendidikan SD saya di Rumbuk, orang tua saya langsung menyerahkan saya ke Maulanasyaikh TGKH.M.Zainuddin Abdul Majid untuk melanjutkan sekolah saya disini sampai saya menyelesaikan studi di MTs 6 tahun dan saya tamat tahun 1974,” tuturnya.

Ia juga mengisahkan saat dibawa oleh orang tua meminta do’a kepada syeikh, saat itu disuruh mendekat dan duduk di samping kanan almagfurullah lalau bupati ditanya oleh Syeikh Zainuddin.

Ape meleq epe? Yang paling saya ingat saya minta adalah kepingin menunaikan haji, lalu saya dido’a dan distempel kepala saya, dan alhamdulillah saya hampir tiap tahun mengerjakan haji itu,” tuturnya.

Perjalanan bupati menunaikan ibadah haji yang berulan-ulang itu menurutnya bagian dari berkah dan karomah Syiekh Zainuddin. Perjalan haji yang ia lakukan karena ia pernah menjadi petugas kelompok bimbingan ibadah haji (KBIH) di Jakarta, pernah tugas di Kementerian Agama juga menjadi pendamping haji.

Untuk itu ia menyebut Pancor ini adalah tempat yang berkah, menyimpan sejarah perjuangan Syeikh Zainuddin. Oleh karena itu menjadi kewajiban generasi penerus sekarang ini untuk menjaga, memelihara, melestarikan, meningat perannya di masyarakat.

“Saya mengapresiasi segenap civitas akademika Universitas Hamzanwadi yang telah menggagas Makan Almaghfurlah TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Majid sebagai destinasi wisata religi Pahlawan Nasional Hamzanwadi,” ungkapnya.

Sementara itu Ketua YPH-PPDNW Pancor, H Muhammad Djamaluddin menyampaikan sejumlah hal yang menjadi fokus pengembangan wisata religi ini, di antaranya berupa kenyamanan pengunjung, ketertiban, dan ketersediaan booklet dan guide dalam Bahasa Arab dan Bahasa Inggris sehingga memberikan nilai tambah bagi para pengunjung.

“Wisata Religi ini nantinya tidak hanya bernilai religi semata akan tetapi juga menghadirkan unsur edukasi, dan tentunya diharapkan mendukung peningkatan ekonomi masyarakat sekitarnya,” katanya.

Selain kehadiran destinasi wisata religi ini akan lahir Museum Mini Hamzanwadi yang tentu juga menjadi pengokoh semangat perjuangan membangun negeri dan melengkapi referensi generasi muda dalam mengenal dan mengenang perjuangan Pahlawan Nasional asal NTB itu.

No More Posts Available.

No more pages to load.