Kompetisi Sains, Siswa MAN 1 Lombok Timur Raih Juara 1

oleh -380 views

LOMBOKSATU.com – Torehan prestasi seakan tiada henti. Ungkapan itu tidak keliru untuk disematkan pada prestasi yang diraih MAN 1 Lotim karena seakan torehan prestasi yang diraih para guru dan siswanya terus mengalir setiap minggu dan seterusnya.

Kali ini, 2 siswanya kembali meraih juara Kompetisi Sains Madrasah Online (KSMO) yakni Juara 1 bidang ekonomi yang diraih Windy Satria dan Juara 3 bidang kimia direbut Rizatul Hikmah pada KSMO tingkat Provinsi NTB yang diumumkan pada 19 Nopember 2020 oleh Kementerian Agama (Kemenag) RI secara online melalui website Kemenag pusat.

“Alhamdulillah, prestasi ini menambah juara pada MAN 1 Lotim. Memang kami berikhtiar maksimal agar MAN 1 Lotim menjadi madrasah hebat bermartabat. Kami tidak ingin hal itu sebatas slogan atau tagline sehingga kami berjuang mewujudkannya,” ungkap Kepala MAN 1 Lotim, M. Nurul Wathoni, Sabtu (21/11/2020).

Di tempat terpisah, Kabid Penmad Kanwil Kemenag NTB, HM. Ali Fikri saat dihubungi media mengatakan, prestasi siswa MAN 1 Lotim yang terus menerus dan konsisten hendaknya dapat menjadi motivasi bagi madrasah lainnya di Lotim dan daerah lainnya karena potensi siswa madrasah sebetulnya sama, tinggal bagaimana madrasah melakukan tata kelola dalam pembinaan prestasi.

“Kami di Kanwil Kemenag NTB akan memberikan dukungan penuh pada semua ikhtiar madrasah baik guru dan siswa untuk merebut prestasi,” papar Kabid Penmad yang sebelumnya menjabat Kabid Haji itu.

Insya alloh dengan optimalisasi pemanfataan dan tata kelola BOS madrasah, pembiayaan pada pembinaan prestasi madrasah bisa berjalan karena itu juga sudah menjadi ketentuan yang tertuang di dalam juknis BOS Madrasah 2020,” ungkap Fikri.

Selanjutnya M. Zakaria selaku pembina Ekonomi Club bersama Bq Laely Herawati selaku pembina Kimia Club mengungkapkan rasa syukurnya atas torehan siswa binaannya meski belum menembus juara nasional.

“Walaupun kami masih belum beruntung meraih juara pada tingkat nasional, tapi untuk bisa sampai pada juara 1 provinsi juga sudah luar biasa terlebih materi soal KSMO ini terintegrasi dengan isi kandungan Al Qur’an,” ungkapnya.

Dijelaskan, dalam KSMO ini siswa harus mampu nginterasikan pemahamannnya dengan apa yang ada di dalam al-Qur’an. “Jadi siswa dituntut untuk bisa menguasai materi umum yang terintegrasi dengan ayat-ayat al-Qur’an yang tentu bagi siswa kami, bahkan bagi kami selaku pembina juga memiliki tantangan tersendiri,” ujarnya.

Memang, diakui KSMO itu memiliki tantangan lebih besar jika dibanding dengan lomba lainnya. Kalau pada olimpiade yang biasa, selalu merebut prestasi nasional, tapi mungkin itu tadi yang masih menjadi hambatan sekaligus menjadi PR pembinaan ke depan.

“Jadi, di samping penguasaan materi umum, kami akan memberikan bimbingan khusus tentang ilmu pengetahuan yang terkandung dalam al Qur’an. Dan itu membutuhkan pembimbing khusus,” papar Herawati Guru Kimia yang juga alumni ITS Surabaya itu.

Windy Satria yang merupakan siswa peraih juara 1 ini menyatakan kebahagiaannya pada prestasi yang sudah diraih. Ia juga mengaku torehan prestasi ini akan terus dipupuk, bukan sebaliknya bangga lalu puas dan berhenti untuk mengasah kemampuannya.

“Semua ini akan menjadi pemacu kami untuk meningkatkan terus prestasi bagi diri dan madrasah,” sembari mengucapkan terima kasih pada para guru yang sudah maksimal memberikan bimbingan dan besarnya dukungan serta apresiasi dari madrasah pada kegiatan siswa selama ini.

 

No More Posts Available.

No more pages to load.