Prediksi Gempa, Diduga Sebagai Upaya Menjegal Pariwisata NTB

oleh -109 views

LOMBOKSATU – Ramalan gempa dan tsunami yang beredar di masyarakat membuat warga resah, khususnya Lombok Tengah. Tidak terima dengan hal itu, sejumlah tokoh di Lombok Tengah mulai bereaksi, salah satunya datang dari Sekretaris DPD KNPI Lombok Tengah, Bagus Adi Karya.

Bagus berpendapat prediksi tersebut hanyalah isu murahan yang tidak bisa dipertanggung jawabkan secara akademik, karena sampai saat ini belum ada tekhnologi yang bisa memperkirakan terjadinya gempa. Apalagi sampai secara detil menerangkan kekuatan dan dampak yang akan ditimbulkan.  

Bagus Adi Karya

Di satu sisi, informasi tersebut jelas sangat merugikan dunia pariwisata  Lombok Tengah yang saat ini sedang berusaha bangkit dari keterpurukan pasca gempa beberapa waktu lalu. Dampak paling nyata adalah  penurunan kunjungan wisatawan dan terganggunya  iklim investasi. “Kalau seperti ini wisatawan tentu akan takut datang ke Lombok Tengah,” ungkap Bagus di Praya, Sabtu (06/07/2019).

Bagus menduga ada  pihak-pihak yang iri dan ingin menjegal perekembangan pariwisata di NTB, khususnya Lombok Tengah. Dugaan tersebut menurutnya sangat beralasan, sebab saat ini Lombok Tengah merupakan salah satu daerah wisata yang mendapat perhatian lebih dari pemerintah pusat maupun dunia internasional. 

Dugaan tersebut semakin kuat dengan akan dibangunnya sirkuit Moto GP Mandalika yang akan menjadi magnet bagi wisatawan untuk berkunjung ke Lombok Tengah. “Kalau Sirkuit Moto GP Mandalika jadi, daerah lain akan semakin tertinggal. Jadi bisa saja ini merupakan salah satu upaya menggagalkannya,” terangnya. 

Untuk itu pihaknya meminta masyarakat tidak terpengaruh dengan isu murahan seperti ini. Begitu juga para pelaku pariwisata diharapkan tetap memberikan pelayanan terbaik bagi wisatawan. 

Anggota DPRD Lombok Tengah yang terpilih pada pemilu 17 April 2019 lalu, mengajak semua pihak melawan berita atau hal-hal yang dapat merusak citra Lombok Tengah. “Kita tidak boleh kalah. Kalau mereka menyerang dengan berita bohong kita harus lawan dengan fakta,” pungkasnya. [Wis]

No More Posts Available.

No more pages to load.