Pemda Diharapkan Antisipasi “Gempuran” Produk UMKM Luar

oleh -2.007 views
oleh
M Firmansyah
M Firmansyah

LOMBOKSATU.com – Pelaksanaan berbagai event internasional di Lombok Tengah membawa berkah bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Berbagai produk UMKM masyarakat lokal, mulai menggeliat. Namun demikian, “gempuran” berbagai produk UMKM dari luar juga mulai berdatangan dan mengancam keberlangsungan usaha masyarakat lokal.

Sebut saja oleh-oleh khas Lombok, banyak didatangkan dari luar daerah. Fenomena ini mendapat perhatian serius dari anggota DPRD Lombok Tengah Dapil Pujut-Praya Timur, M. Firmansyah.

Kepada wartawan, Rabu (09/02/2022), politisi Partai Hanura tersebut mengatakan bahwa gempuran produk lokal di Lombok Tengah, perlu diantisipasi khususnya oleh pemerintah daerah.

Pihaknya mendorong adanya langkah kongkrit dari pemerintah daerah untuk memfilter produk luar masuk ke Lombok Tengah. Karena jika tidak, UMKM di Lombok Tengah hanya akan jadi penonton di daerah sendiri.

Gempuran barang luar ini kata Firman, tidak bisa dianggap enteng. Karena selain bersaing dari segi kwalitas, harga yang ditawarkan juga jauh lebih terjangkau.

Kaos t-shirt Moto GP misalnya, dibandrol dengan harga puluhan ribu. Sementara masyarakat lokal tidak mampu menjual dengan harga rendah disebabkan biaya import bahan yang tinggi.

Sehingga kedepan pihaknya berharap agar masuknya produk luar daerah ke Lombok Tengah, diperketat. Dengan demikian, produk UMKM lokal bisa menjadi satu-satunya yang dipasarkan kepada tamu yang datang ke Lombok Tengah.

“Kalau Pemda mau, saya rasa tidak ada yang mustahil. Intinya kita jangan sampai hanya jadi penonton,” pungkasnya. (Dar)