Dewan Minta Pemkab Berinovasi Tingkatkan PAD

oleh -1.284 views
oleh
Legewarman
Legewarman

LOMBOKSATU.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lombok Tengah angkat bicara terkait anjloknya Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang didapatkan pada tahun 2021.

Kedepan para wakil rakyat ini berharap agar Pemkab melalui masing- masing Satuan Kerja Pelayan Masyarakat (SKPM) agar bisa berinovasi untuk meningkatkan PAD tersebut.

Anggota Komisi IV DPRD Lombok Tengah, Legewarman menyampaikan, capaian PAD yang hanya 67 persen baginya sangat miris.

Pasalnya mereka selama ini sudah sangat sering memberikan masukan kepada Pemkab untuk berinovasi, memanfaatkan peluang agar bisa memaksimalkan sumber-sumber PAD.

“Kita selalu sampaikan agar jangan sampai Pemkab, terutama dinas-dinas atau OPD yang menangani PAD ini hanya mengerjakan rutinitas tanpa ada kreasi dan gagasan meningkatkan PAD,” ungkap Legewarman wartawan, Selasa (04/01/2022).

Paling sering dikritisi terkait pengelolaan parkir di daerah, karena PAD dari parkir ini ternyata sangat jauh dari harapan.

Oa mencohkan pasar Jelojok yang sudah beberapa tahun ditempati hasil. Harusnya retrebusi parkir bisa maksimal. Tapi ternyata sampai saat ini belum bisa dikelola oleh dinas perhubungan.

“Ini makanya bisa dibilang musibah, seharusnya pemkab bisa berinovasi. Kalau sifatnya hanya menjalankan rutinitas belaka, maka tentu tidak akan bisa maksimal,” tandasnya.

Ia sangat menyayangkan, realisasi PAD dari parkit hanya Rp90 juta. “Dan ini kita anggap sangat keterlaluan. Padahal sumber PAD dari parkir ini kalau kita mau kelola dengan baik, maka sangat bagus sekali,” tukasnya.

Untuk parkir di pasar Jelojok, kata dia, kalau dikelola dengan baik, maka tidak kurang bisa mendapatkan Rp1 miliar. Tidak hanya dari parkir, PAD bisa dimaksimalkan dengan pengelolaan Hotel Tastura yang kini menjadi Raja Hotel.

Kedepan pihaknya berharap keberadaan hotel yang dibangun di tanah pemkab ini harus memberikan kontribusi bagi daerah. Hal inilah yang membuat pemkab dalam waktu dekat akan memperjelas terkait kerja sama dan permasalahan ini.

Kalau Raja Hotel ini akan dibahas oleh gabungan komisi terkait aset dan PAD, makanya akan dibuatkan jadwal di BANMUS sehingga minggu depan sudah mulai untuk membahas aset dan PAD ini.

“Terlebih sebelumnya kita juga sudah bersurat ke bagian aset dan semua OPD yang menangani tentang PAD,” terangnya.

Terkait dengan pengelolaan Hotel Raja, politisi Partai Bulan Bintang ini berharap agar kedepan harus memperjelas MoU Pemkab dengan pengelola hotel. Terutama terkait dengan peralihan dari Tastura hingga menjadi Raja Hotel.

“Kalau peralihan dari Tastura menjadi Raja Hotel ini kita hanya dapat dari pemberitaan saja. Makanya kita meminta agar bisa lebih detail menjelaskan oleh pemda nantinya,” tegasnya.

#Jurnalis: DARWIS | Editor: AM. ALIYA