Terbitkan Buku Jejak Warisan Masyarakat Sasak, Bupati Lombok Timur Apresiasi Dikbud

oleh -162 views
oleh
dikbud
Bupati Lombok Timur H Haerul Warisin bersama Kepala Dinas Dikbud saat serah terima bukau Jejak Warisan Masyarakat Sasak

LOMBOKSATU.com – Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin mengapresiasi langkah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lombok Timur menerbitkan buku Jejak Warisan Masyarakat Sasak yang mendokumentasikan berbagai warisan budaya benda dan cagar budaya di Lombok Timur.

Menurut H. Haerul Warisin, penerbitan buku tersebut menjadi langkah penting dalam memperkenalkan sejarah dan warisan budaya Lombok Timur kepada masyarakat, terutama generasi muda, sehingga mereka memiliki sumber bacaan untuk mengenali sejarah dan budaya daerahnya.

“Upaya tim Dikbud ini sangat kita dukung. Dokumentasi dalam bentuk buku akan menjadi bahan bacaan, khususnya generasi muda untuk mengenal sejarah dan warisan budayanya,” ujar Bupati H. Haerul Warisin saat menerima buku tersebut, Rabu (30/09/2026).

Bupati berharap penerbitan buku itu menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk mendokumentasikan warisan budaya Lombok Timur. Ia mendorong agar pendataan dan dokumentasi dilanjutkan terhadap berbagai warisan budaya yang belum tercatat secara memadai.

Ia juga menekankan pentingnya tindak lanjut terhadap proses pengakuan formal melalui lembaga terkait bagi warisan budaya benda dan takbenda yang belum memperoleh status atau legalitas. Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat perlindungan dan memastikan warisan budaya daerah tetap tercatat sebagai bagian dari identitas masyarakat Lombok Timur.

Kepala Dinas Dikbud Lombok Timur M. Nurul Wathoni mengatakan penyusunan buku tersebut masih memiliki berbagai keterbatasan. Namun, menurutnya, penerbitan buku menjadi langkah awal untuk membangun dokumentasi tertulis mengenai warisan budaya yang terdapat di Lombok Timur.

“Penyusunan buku ini memang masih jauh dari sempurna, tetapi sebagai langkah awal patut diapresiasi. Semangat para penyusun menjadi modal penting untuk terus mendokumentasikan warisan budaya Sasak dalam bentuk tulisan,” kata Wathoni.

Ia menambahkan, penyusunan buku tersebut berlangsung di tengah keterbatasan anggaran. Kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat tim untuk menghimpun berbagai informasi mengenai warisan budaya Lombok Timur dan menyusunnya dalam bentuk dokumentasi yang dapat diakses masyarakat.

Wathoni berharap penerbitan buku tersebut dapat mendorong tumbuhnya kesadaran kolektif berbagai pihak untuk menjaga, mendokumentasikan, dan melestarikan warisan budaya leluhur di Lombok Timur.

Ia juga berharap dokumentasi tersebut dapat dikembangkan melalui penerbitan berikutnya dengan cakupan data yang lebih luas, termasuk warisan budaya yang belum memperoleh pengakuan formal dari lembaga terkait.

Buku Jejak Warisan Masyarakat Sasak diterbitkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Timur melalui Bidang Kebudayaan. Buku setebal lebih dari 268 halaman tersebut memuat dokumentasi tertulis mengenai berbagai cagar budaya dan warisan budaya yang telah mendapatkan legalitas di wilayah Lombok Timur.

Penyusunan buku melibatkan Tim Ahli Cagar Budaya Lombok Timur, termasuk sejumlah pemerhati dan akademisi. Buku tersebut juga memuat sambutan Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Timur M. Nurul Wathoni.