Diskusi dengan Sejumlah NGO, Ini Pemaparan Sekda Lombok Timur

oleh -124 views
oleh
bupati
Drs. HM Juaini Taofik, M.AP

LOMBOKSATU.com – Sejumlah organisasi non-pemerintah (NGO) yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Sipil Kabupaten Lombok Timur menyampaikan apresiasi atas perhatian dan komitmen pemkab Lombok Timur terhadap persoalan yang dihadapi kaum perempuan.

Momentum Hari Kartini menjadi pengingat akan perjuangan R. A Kartini dalam mengadvokasi hak-hak perempuan di Indonesia. Pertemuan antara Sekertaris Daerah H. Muhammad Juaini Taofik bersama Aliansi Masyarakat Sipil Kabupaten Lombok Timur itu berlangsung, Senin (21/04/2025).

Pertemuan ini membahas pandangan dan aspirasi mereka terkait isu-isu krusial yang menyangkut perempuan, anak, dan keluarga. Fokus utama pertemuan tersebut adalah pembahasan mengenai potensi penggabungan DP3AKB dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya.

Menanggapi hal tersebut, Sekda menegaskan bahwa belum ada rencana untuk menggabungkan DP3AKB dengan OPD lain. Ia menyadari sepenuhnya peran vital DP3AKB dalam menangani, mengkoordinasikan, dan mengimplementasikan program terkait pengarusutamaan gender, pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, serta isu disabilitas dan inklusi sosial.

Lebih lanjut, Sekda menyampaikan komitmen Pemkab Lombok Timur dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2025-2030. “Pemkab Lotim berkomitmen untuk memasukkan pokok-pokok pikiran terkait tingginya angka kekerasan seksual dan kekerasan dalam rumah tangga di daerah ini,” ujarnya.

Sinergi yang kuat dan berkelanjutan antara pemda, tokoh adat, dan tokoh agama akan terus diperkuat untuk mengatasi permasalahan tersebut. Sekda juga menekankan bahwa keberhasilan program-program ini sangat bergantung pada implementasi yang efektif di tingkat masyarakat.

Momentum Hardiknas pada tanggal 2 Mei mendatang juga akan dimanfaatkan untuk mengangkat isu-isu pendidikan yang berkaitan dengan perempuan dan anak. Kampanye dan upaya penekanan isu-isu ini akan dirancang dan dilaksanakan secara kolaboratif.