Harganas, Pj Bupati: Upaya Promosikan UMKM dan Budaya Lombok Timur

oleh -283 views
oleh
harganas
Pj Bupati Lombok Timur HM Juaini Taofik

LOMBOKSATU.com — Jelang pelaksanaan peringatan Hari Keluarga Naisonal (Harganas) ke-31 Tingkat Provinsi NTB yang akan dilaksanakan di Lombok Timur digelar Rapat Koordinasi.

Rapat tersebut diikuti seluruh OPD lingkup Pemda Kabupaten Lombok Timur, OPD terkait Pemprov NTB, BUMD, organisasi wanita, dan elemen lainnya.

Pj Bupati Lombok Timur H.Muhammad Juaini Taofik ketika membuka rapat meminta pelibatan ASN dalam peringatan tersebut sebagai contoh keluarga harmonis.

“Saya ingin peringatan Harganas ke-31 di Lombok Timur ini yang dipercayakan oleh Pemprov, agar bagaimana kita sebagai abdi negara, PNS dan ASN menjadi cluster utama,” ujarnya, Rabu (17/07/2024).

“Kita berdayakan kembali pada pola sosialisasi yang lama, yakni menjadi contoh keluarga harmonis dalam masyarakat,” sambungnya.

Mengingat jumlah keluarga/rumah tangga di Lombok Timur sekitar 371.475 keluarga, Pj Bupati juga berharap agar esensi dari momentum HARGANAS agar mencapai keluarga berkualitas terlaksana dengan baik.

Ia berharap koordinasi dan sinergi yang baik dari semua pihak untuk mendesain acara sesuai dengan tema.

Ia pun berharap peringatan Harganas PJ bupati juga agar perayaaan Harganas menjadi sarana mempromosikan budaya khas Lombok Timur.

Terinspirasi dari tema “Kembali Ke Meja Makan” ia mengusulkan agar budaya “Dulang” kembali diangkat. “Karena meja makan orang Lombok Timur khasnya adalah dulang,” ungkapnya.

Tidak hanya dulang, Pj Bupati berharap potensi lokal seperti tenun dapat diangkat pada Peringatan Harganas, mengingat perayaan ini juga berdekatan dengan Event alunan Budaya Desa Pringgasela.

Perayaan itu merupakan salah satu event yang masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN) 2024.

“Mari kita jadikan momentum Harganas ini untuk mempromosikan UMKM dan budaya kita di Lombok Timur,” tutupnya.

Puncak Peringatan Harganas ini rencananya akan digelar pada 28-29 Juli 2024 mendatang dengan sejumlah kegiatan.

Peringatan tahun ini mengusung tema, “Keluarga Berkualitas Menuju Indonesia Emas”.

Tema ini menjadi representasi dari komitmen pemerintah dalam membangun sumber daya manusia lewat keluarga berkualitas.

Selain itu keluarga memiliki peranan yang sangat besar dalam upaya memperkuat ketahanan nasional dalam mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa.