LOMBOKsatu.com – Kenali Hukum Jauhi Hukuman” adalah tema kegiatan “Jaksa Masuk Sekolah” bersama Kejaksaan Negeri Selong yang melakukan pembekalan hukum bagi siswa MAN 1 Lotim.
Kegiatan itu berlangsung Kamis 15 Pebruari 2024 bertempat di aula MAN 1 Lotim dengan150-an peserta dari perwakilan ektrakurikuler MAN 1 Lotim.
Dalam sambutannya, M Nurul Wathoni selalu Kepala MAN 1 Lotim mengapresiasi kegiatan ini dan mengucapkan terimakasih kepada tim dari Kejaksaan Negeri Selong yang telah hadir di MAN 1 Lotim.
Kegiatan penyuluhan hukum ini sangat penting sebagai bentuk pencerahan terhadap siswa dan guru agar memiliki kesadaran hukum dalam berinteraksi dan berkomunikasi di dunia nyata maupun maya.
“Kalian yang aktif bermedia sosial bisa jadi tidak sadar apa yang kalian ucapkan, tulis, dan posting akan memiliki potensi pada pelanggaran hukum akibat ketidakfahaman kita,” ucapnya.
Untuk itu, ia mengingatkan peserta mengkuti kegiatan ini dengan baik sehingga bisa mengenali hukum dan terhindar dari hukuman yang tidak diinginkan.
“Harapan kami, setelah mengikuti kegiatan ini, hendaknya kalian jadi pelopor kesadaran hukum dan pelapor kasus penyimpangan,” pungkasnya.
Sementara itu dua jaksa muda Kejari Selong I Gusti Ngurah Agung Kiwerdiguna dan Raden Rio Riansyah menyampaikan tujuan dari kegiatan Jaksa Masuk Sekolah.
Tujuannya adalah dalam rangka mengenalkan lebih awal kepada siswa-siswi akan pentingnya mengenal hukum atau undang-undang sehingga terhindar dari hukuman, seperti UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), narkoba, dan lainnya.
Secara lebih detail jaksa I Gusti Agung dari Kejari Selong juga menjelaskan tentang Pidana Khusus (Korupsi) yang marak terjadi dari instansi pemerintah paling rendah sampai paling tinggi yang menyebabkan kerugian keuangan negara sangat tinggi.
“Tindakan korupsi terjadi karena kebiasaan kecil yang dilakukan semenjak bangku sekolah seperti menyuap, menyogok petugas serta penyelewengan yang kalau tidak dicegah akan menjadi budaya dan kebiasaan yang dianggap lumrah kalau sudah dewasa dan menjadi pejabat,” tegasnya.
Kegiatan yang berlangsung hampir 2 jam ini terasa sangat menarik dan antusias diikuti para siswa karena diselingi dengan game dan pemberian reward bagi siswa yang mampu menyampaikan pandangannya tentang korupsi, dan yang mampu merangkum materi yang sudah disajikan kedua Jaksa Kejari Selong.





