Panen Raya Nusantara, Sekda Ajak Kaum Melinial Bertani

oleh -807 views
oleh
lotim
HM Juaini Taofik

LOMBOKSATU.com – Sejumlah sentra produksi padi di Indonesia memasuki masa panen raya padi 1 juta hektar, Kamis (09/03/2023).

Lombok Timur sebagai salah satu penyuplai pasokan beras ikut menjadi lokus sentra panen raya tersebut.

Diharapkan pada masa tanam ini, Lombok Timur mampu menghasilkan panen yang baik serta padi yang berkualitas.

Untuk Lombok Timur, panen raya itu berlangsung di Kelompok Tani Barokah I, Dusun Kali Wangkok, Sukaraja, Kecamatan Jerowaru.

Sekertaris Daerah M Juaini Taofik mengatakan panen raya ditandai kualitas gabah yang dibarengi harga yang bagus, sehingga menguntungkan bagi petani.

“Kita tidak ingin harga gabah jatuh yang nantinya membuat petani rugi, dan kita juga tidak ingin terlalu tinggi sehingga dapat menyebabkan inflasi,” tegasnya.

Sekda juga mengapresiasi ketahanan sektor pertanian, bahkan di tengah krisis pangan dunia saat ini, sehingga ia optimis daerah dan bangsa ini tidak perlu merasakan krisis seperti dialami negara lain.

Ketangguhan sektor pertanian, disebutkan Sekda juga dapat menjadi prospek usaha bergengsi. Ia pun mengajak generasi muda untuk menekuni dunia pertanian.

Ia juga menegaskan komitmen Pemda Lombok Timur terhadap pangan berkelanjutan dengan ditetapkannya Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan seluas 35.436,21 hektar, serta Lahan Cadangan Pertanian Pangan Berkelanjutan seluas 6.092,61 hektar.

Sementara itu Direktur Pakan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementerian Pertanian Republik Indonesia Nur Saptahidayat yang hadir di lokasi yang sama menyampaikan panen raya ini luar biasa dan patut disyukuri.

Apalagi pada masa pandemi Covid-19 sektor pertanian tetap mengalami pertumbuhan positif dan menjadi kebanggaan nasional.

Ia pun mengucapkan terima kasih kepada petani, yang tentunya tidak bisa berdiri sendiri tanpa adanya sinergi dengan komponen lainnya.

Ia berharap kondisi tersebut dapat terus dipertahankan, “yang penting adalah semangat dan kekompakan bersama, saya yakin kita dapat menjaga swasembada ini,” katanya.

Kegiatan serupa juga berlangsung serentak di 66 kabupaten/ kota di 10 Provinsi se-Indonesia.

Di Lombok Timur Panen Padi Nusantara ini dihadiri pula oleh Kepala Dinas Pertanian NTB, Perum Bulog Lombok Timur, OPD terkait, Forkopimcam, BPS, TNI, Polri, dan tokoh masyarakat.