Dewan Minta Pemda Antisipasi Penyebabkan Petani Tembakau Merugi

oleh -659 views
oleh
Petani Lombok Tengah sedang melakukan pemeliharaan tembakau
Petani Lombok Tengah sedang melakukan pemeliharaan tembakau

LOMBOKSATU.com – DPRD Kabupaten Lombok Tengah mengingatkan pemerintah daerah terkait beberapa penyebab petani tembakau mengalami kerugian.

Anggota DPRD Kabupaten Lombok Tengah M Umar Tarip menyebutkan beberapa kendala yang menyebabkan kerugian.

“Kendalanya hujan mengakibatkan daun tembakau menghitam ketika di open, kesalahan pola tanam masyarakat dan harga pupuk yang mahal dan langka,” kata Tarip, Selasa (28/06/2022).

Selain itu juga yang menyebabkan petani merugi juga disebabkan karena harga dari mengalami penurunan drastis

Pada tahun 2019 sampai 2021 yang lalu harga tembakau bisa mencapai Rp. 4,5 jt sampai dengan Rp. 4,7 juta per kwintal.

“Untuk tahun ini tembakau super saja harga hanya Rp 4,1 juta. Untuk harganya yang kurang bagus dulu harganya bisa mencapai Rp. 15.000 perkilogram sedangkan sekarang hanya Rp 5000 saja,” tuturnya.

Melihat situasi dan kondisi sekarang ini, pihaknya menyarankan masyarakat untuk mencoba beralih tanam ketika keadaan tidak memungkinkan untuk menanam tembakau dan ini sebagai solusi

“Kita akan mendorong masyarakat untuk beralih tanam. Sekarang petani sedang merugi, mudah–mudahan tahun besok petani kita tidak sampai gulung tikar,” cetusnya

Petani yang mengalami kerugian saat ini adalah mereka yang tidak bermitra dengan perusahaan, sehingga mereka tidak tau mau menjual kemana. (Dar)