36 Pejabat Eselon II dan III Lombok Timur Dilantik, Bupati Tekankan Perbaikan Kinerja

oleh -25 views
oleh
iron
Pelantikan pejabat Lombok Timur eselon II dan III

LOMBOKSATU.com – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur merotasi jabatan di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Sebanyak 36 pejabat struktural eselon II dan III dilantik dan diambil sumpah jabatannya di Pendopo Bupati Lombok Timur, Senin (3/8/2026).

Pelantikan pejabat pimpinan tinggi pratama dan pejabat administrator tersebut dilakukan Wakil Bupati Lombok Timur H. Moh. Edwin Hadiwijaya. Prosesi pelantikan disaksikan Bupati H. Haerul Warisin dan Sekretaris Daerah H. Muhammad Juaini Taofik.

Dalam arahannya, Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin menyebut pelantikan tersebut berkaitan dengan upaya memperbaiki kinerja pemerintahan. Ia menyinggung sejumlah catatan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Menurutnya, banyaknya jabatan yang masih diisi Pelaksana Tugas (Plt) turut memengaruhi efektivitas pelaksanaan tugas dan hasil pemeriksaan. Ia menjelaskan, proses pengisian jabatan sebelumnya menghadapi kendala legalitas, termasuk perizinan dari Kementerian Dalam Negeri dan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

Bupati memastikan seluruh pejabat yang dilantik telah memenuhi ketentuan dan memperoleh izin yang diperlukan. Ia meminta jabatan yang masih kosong segera diusulkan untuk diisi. “Untuk eselon II, III, dan IV yang masih kosong untuk segera diusulkan,” tegasnya.

Bupati juga meminta pejabat yang mendapat promosi memahami pelantikan sebagai amanah sekaligus bagian dari jenjang karier dalam birokrasi. “Artinya tinggal tunggu masa, semua akan dapat giliran. Untuk itu berdoa yang baik-baik. Kinerja diperbaiki, pasti nanti akan jadi orang pilihan,” pesannya.

Ia menegaskan setiap pejabat harus menjalankan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) sesuai tanggung jawab masing-masing. Menurutnya, tupoksi menjadi standar kerja yang harus dipahami dan dijalankan secara konsisten.

Bupati mendorong pejabat yang dilantik bekerja keras, memahami persoalan masyarakat, serta cepat merespons berbagai kebutuhan publik. Ia meminta seluruh pejabat menempatkan kepentingan masyarakat sebagai orientasi utama dalam menjalankan tugas pemerintahan.

Sebagai pembantu Bupati dan Wakil Bupati, para pejabat diminta mencurahkan prakarsa, gagasan, dan kinerja untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat Lombok Timur.

Bupati juga menekankan pentingnya sikap fleksibel dalam menjalankan pemerintahan, terutama dalam memberikan pelayanan dan menerapkan berbagai peraturan serta kebijakan agar masyarakat memperoleh kemudahan.