Bangun Pendidikan, Bupati Iron Sebut Perlu Sinergi Multipihak

oleh -196 views
oleh

LOMBOKSATU.com – Kolaborasi pemerintah dan pihak swasta menjadi kunci percepatan pembangunan sarana pendidikan di Lombok Timur. Untuk mempercepa tercapainya visi SMART dibutuhkan ikhtiar maksimal.

Hal itu disampaikan Bupati Haerul Warisin saat menghadiri Peresmian Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2025 jenjang PAUD, SD, dan SMP di SDN 1 Lenek Duren, Kecamatan Lenek, Kamis (29/1/2026).

Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin menegaskan bahwa keterbatasan anggaran daerah (APBD) maupun pusat (APBN) membuat keterlibatan pihak ketiga, seperti Happy Hearts, menjadi sangat penting dalam mendukung pembangunan dan revitalisasi sarana pendidikan.

“Ini adalah bukti bahwa pemerintah tidak akan pernah mampu membangun sarana pendidikan sendirian. Jika hanya menunggu APBN dan APBD, sekolah-sekolah tidak akan kunjung terbangun. Sinergi antara pusat, daerah, dan swasta harus tampil bersama,” tegasnya.

Bupati menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Lombok Timur untuk terus menghadirkan layanan pendidikan yang semakin baik dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kehadiran Sekolah Rakyat (SR).

Ia menyebutkan, setelah Lenek Duren, Sekolah Rakyat direncanakan akan dibangun di Kecamatan Jerowaru. Selain itu, pemerintah daerah juga merencanakan kehadiran Sekolah Unggul Garuda sebagai bagian dari penguatan mutu pendidikan di daerah.

Menurutnya, pembangunan pendidikan harus menjadi prioritas utama dalam pembangunan daerah, karena pendidikan merupakan fondasi pembentukan karakter dan kualitas sumber daya manusia.

“Pendidikan adalah fondasi utama. Tidak ada gunanya kita membangun jalan atau sarana fisik yang megah jika anak-anak kita tidak memiliki akhlak, moral, dan ilmu,” tambahnya.