Siswa MAN 1 Lotim Raih 3 Juara Lomba Debat Bahasa Indonesia

oleh -1.830 views
oleh
man_lotim
Juara 2 Baiq Juni Kasmila Ningrum, Juara Harapan 2 Yohana Try Almadani, dan Juara Harapan 3 Desi Fatihatul Aulia bersama Kamad M Nurul Wathoni

LOMBOKSATU.com – Tahun 2024 ini kembali Kemendikbud RI gelar Lomba Debat Bahasa Indonesia (LDBI) secara berjenjang dari tingkat kabupaten, provinsi, dan nasional.

Pada ajang itu, Tim Debat MAN 1 Lotim ikut serta mengadu kemampuan kompetisi dengan seluruh perwakilan SMA dan madrasah negeri secara berjenjang.

Dalam kompetisi itu, Tim Debat MAN 1 Lotim yang terdiri dari Baiq Juni Kasmila Ningrum, Yohana Try Almadani dan Baiq Desi meraih 3 juara.

Pembina Tim Debat MAN 1 Lotim Hj Siti Surodiana mengatakan tim ini melaju ke LDBI tingkat provinsi NTB setelah sukses meraih prestasi di tingkat Kabupaten Lombok Timur.

“Alhamdulillah pada LDBI tingkat provinsi NTB ini tiga siswa MAN 1 Lotim sukses meraih prestasi,” ungkap Surodiana, Ahad (21/07/2024).

Surodiana menegaskan, tiga prestasi juara yang mereka raih yakni juara 2 diraih Baiq Juni Kasmila Ningrum kelas 12 IPA 3,  Yohana Try Almadani kelas 12 IPA 5 meraih juara harapan 2 , dan Desi Fatihatul Aulia kelas 11 P3 (F) meraih juara harapan 3.

Lomba LDBI tingkat propinsi ini berlangsung 27 Mei – 3 Juni 2024. Teknis lombanya diawali dengan siswa mengirimkan video debat diberikan mosi sebelumnya dan boleh memilih posisi pro atau kontra.

Dari video debat tersebut diseleksi siapa saja yang bisa mengikuti tahap berikutnya. Kemudian dilanjutkan dengan debat secara online sebanyak 3 kali debat.

“Kemudian peserta yang lolos 12 besar dan dari 12 besar itulah didapatkan peserta yang menjadi 3 besar yang akan mewakili debat ditingkat nasional,” papar Surodiana.

Kepala MAN 1 Lotim M Nurul Wathoni menyampaikan rasa syukur dan aresiasinya. Tim debat MAN 1 Lotim sukses meraih tiga prestasi juara.

Hal ini dapat menjadi bukti tentang torehan prestasi yang diraih karena kerja keras dan komitmen siswa dan guru dalam ikhtiar melahirkan siswa berprestasi menuai hasil yang nyata.

“Walaupun tim kami belum lolos ke tingkat nasional karena kita meraih juara 2 tapi ini awal yang baik untuk persiapan tahun depan bisa melaju ke nasional,” ujarnya.

Atas torehan prestasi ini, pihak madrasah telah memberikan reward melalui program tebus prestasi sebagai motivasi suport ke siswa agar semakin giat berlatih.

“Dengan hal itu, kita berharapkan mereka semakin komitmen untuk terus mengikuti kompetisi agar pengalaman dan mental bertanding semakin baik,” ungkap Wathoni.