Pemugaran Makam TGH Ali Batu Rampung, Keluarga Sampaikan Terima Kasih

oleh -1.662 views
oleh
pendopo
Vupati saat menerima kunjungan silaturahmi keluarga TGH Alibatu Sakra di Pendopo Bupati Lombok Timur, Selasa (17/01/2023).

LOMBOKSATU.com – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur telah merampungkan pemugaran makam TGH Ali Batu Sakra yang saat selama ini banyak dikunjungi para peziarah.

TGH Ali Batu merupakan tokoh agama sekaligus pemimpin perlawanan terhadap masyarakat Sasak pada masa kekuasaan Mataram Karangasem pada abad 19 akhir dan wafat 07 Oktober 1891 Masehi.

Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy mengatakan, pemugaran makam bukan hanya makam TGH Alibatu namun makam TGKH M Zainuddin Abdul Madjid telah dilakukan pemugaran beberapa tahun lalu.

Hal disampaikan bupati saat menerima kunjungan silaturahmi keluarga TGH Alibatu Sakra di Pendopo Bupati Lombok Timur, Selasa (17/01/2023).

Pemugaran itu kata bupati, merupakan bentuk rasa syukur dan terima kasih masyarakat Kabupaten Lombok Timur atas jasa para tokoh yang telah berkiprah di Lombok khususnya Lombok Timur.

Bupati juga berharap kepada keluarga besar TGH Ali Batu untuk tetap saling menjaga keharmonisannya. Ia juga berharap keluarga dapat mengikuti jejak TGH Ali Batu untuk memperjuangkan hak umat di masa yang akan datang.

Menanggapi rencana renovasi drainase untuk dijadikan lahan parkir bagi peziarah, bupati mengingatkan untuk mengantisipasi munculnya sedimentasi pada drainase dan sejumlah solusi lainnya.

Salah seorang keturunan TGH Alibatu, Guntur Halba bersama keluarga, tokoh agama, dan tokoh masyarakat menyampaikan hajat keluarga untuk mengucapkan terima kasih atas perhatian Pemda Lombok Timur yang telah melakukan pemugaran.

Sebelumnya Guntur menyampaikan penataan kembali makam Batu Bangka merupakan suatu yang baru bagi keluarga, mengingat belum pernah mendapat perhatian terkait kondisi fisiknya.

Namun demikian, Guntur mengakui di era 1998 Pemda telah memberikan insentif bagi juru pelihara makam dan menjadikan peninggalan tersebut sebagai cagar budaya.

Ia juga menyampaikan keluarga telah mendirikan museum yang akan diisi benda-benda sejarah maupun duplikat peninggalan yang merupakan bukti sejarah perjuangan TGH Ali Batu di masa penjajahan.