LOMBOKSATU.com – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr R Soedjono Selong sebagai rumah sakit rujukan terus berbenah dan melakukan terobosan untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat termasuk pegawainya.
Kali ini RSUD yang dipimpinan dr HM Tanthowi Jauhari itu telah membiayai seluruh pegawai non pegawai negeri sipil (PNS) untuk masuk sebagai peserta Program JKN Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.
Tidak tanggung-tanggung, sebanyak 871 pegawai non PNS bersama anggota keluarganya telah ditanggung oleh rumah sakit sebagai bentuk komintmen untuk memberikan yang terbaik bagi pegawai.
Atas komitmen memberikan fasilitas seluruh pegawai non PNS itu, pihak BPJS Kesehatan mengganjarnya dengan penghargaan berupa sertifikat sebagai rumah sakit yang peduli jaminan kesehatan pegawainya.
“Saat ini sudah 100 persen pegawai non PNS RSUD telah menjadi peserta BPJS Kesehatan,” ujar Direktur RSUD dr R Soedjono dr HM Tanthowi Jauhari usai menerima penghargaan dari BPJS Kesehatan, Selasa (25/10/2022).

Menurutnya, keberhasilan ini tidak lepas dari komitmen dan kerja sama yang baik dengan semua pihak terkait. Kepesertaan para pegawai non PNS di Rumah Sakit ini menjadi salah satu cara RSUD menjamin kesehatan pegawai bersama keluarganya.
Kepala Cabang BPJS Kesehatan Lombok Timur Gusti Catur Wiguna mengakui komitmen dari pihak rumah sakit sangat luar biasa. Kolaborasi dan sinergi ini telah menunjukkan hasil yang baik.
“Jadi berkat komitmen dari manajemen semua sudah terlayani sebagai peserta. Jadi syarat pemberian sertifikat harus sudah 100 persen. Kemarin saja kurang dari 20 kita belum bisa memberikan sertifikat ya,” timpalnya.
Diketahui, pada tahun 2021 lalu RSUD dr R Soedjono Selong telah mendapatkan penghargaan dan apresiasi sebagai nominator RS berkomitmen terbaik dalam Program JKN tingkat nasional dengan kategori kelas B.





